Caramu menyapaku memang selalu berhasil membuat hariku menjadi indah seketika, tapi aku jadi lupa akan janjiku. Sebelumnya aku pernah berjanji untuk enggak akan lagi terpedaya akan kata-kata manismu. Karena kata yang terucap dari bibirmu hanya sebatas kata-kata tanpa ada bukti nyata.

Malam itu kita dalam sambnungan telepon dan tidak tau mengapa tiba-tiba masalah itu datang. Pada saat itu menurutmu kata-kataku sudah kelewat batas. Kata-kataku sudah menghinamu dan menyepelekan akan kehidupanmu. Disini, ditulisanku ini. Di Hipwee, aku ingin menjelaskan yang belum sempat aku jelaskan panjang lebar kepadamu. Karena Aku tahu tidak akan memiliki kesempatan untuk menjelaskan ini secara langsung kepadamu.

Kau harus tahu kenyataannya aku tak pernah ada niat untuk menghina siapa pun itu. Terlebih kamu orang yang sangat aku sayangi. Tak ada satu pun hati yang ingin menggoreskan luka yang sangat menyakitkan orang yang disayang. Karena hati untuk dicintai bukan untuk disakiti.

Aku memang pernah berkata jika aku sangat membencimu. Namun sebenarnya itu Bohong! Bagaimana bisa aku membencimu, kau adalah lelaki terpintar yang aku kenal. Kau yang sangat pintar dalam segala hal apa pun itu. Aku sangat kagum dengan kepintaran yang kau miliki. Kau juga sering berbagi untuk mengenalkanku beberapa Group Band ternama 90an dan band lainnya yang sebelumnya tidak aku kenal. Kau juga sering menyuruhku untuk mencari lagu di youtube dan mendengarkan lagu itu sampai selesai. Kau harus tau, Aku tidak hanya mencari dan mendengarkan saja. Tapi yang kulakukan adalah men-download lagu itu dan menjadikan playlist di handphone-ku. Aku sering memutarnya disaat aku sangat merindukanmu. Aku benar-benar tak bisa lupa itu. Darimu juga aku belajar beberapa candaan yang sampai sekarang masih aku gunakan.

Advertisement

Tanpa menutupi rasa munafik, Aku adalah perempuan yang sangat mengharapkan hubungan kita berjalan dengan mulus dan berakhir dengan bahagia di masa depan. Tapi sepertinya kau tidak ada pikiran untuk hal ini. kau hanya bermodalkan "jalani saja dulu". Aku sangat tidak suka akan prinsip ini. Karena prinsip jalani saja dulu hanya akan membuang -buang waktu dengan percuma. Tapi tidak mengapa, yang terpenting darimu aku belajar menjadi pecinta dan penyayang yang baik. Tanpa mengharapkan balasan. Pelajaran darimu akan selamanya tinggal didalam diriku. karna alasan ini rasa sayangku tidak akan pernah hilang.

Dan kau harus tau, rasa sayangku selama ini memang benar-benar rasa sayang yang tulus.

Sekarang, aku mulai sedikit paham, cinta tak boleh terlalu diharapkan. karna segala sesuatu yang diharapkan berlebihan tak akan pernah bisa aku dapatkan. Begitupun dengan rasaku yang terlalu dalam waktu itu. Harapan hubungan ini berjalan dengan mulus dan berakhir dengan bahagia di masa depan. Namun nyatanya hubungan ini kandas di tengah jalan.

Sering kali aku tidak bisa menerima kenyataan karena begitu pahit. Namun sekarang aku sadar, sepahit apapun kenyataan, aku harus terima dengan lapang dada. Kau harus tau bahwa kata-kata selalu punya cara untuk disalah artikan.

Terimakasih buat semuanya.

Semoga kamu membaca tulisanku ini.

Teruntuk kamu Mr. H.Ka