Hari ini aku kepikiran menulis tentang arti mama buat aku secara pribadi, saat ini aku sudah menjadi seorang ibu dengan dua orang anak, satu perempuan dan satu laki-laki (sempurna) dan aku sangat bersyukur. Ternyata menjadi ibu adalah hal yang paling indah yang pernah aku rasakan sekaligus hal tersulit yang pernah aku lakukan. Mungkin hal terindah yang pasti dirasakan seluruh ibu di seluruh dunia, kita dilimpahi kasih sayang yang berlebih, merasa dibutuhkan, melihat mereka menyayangi kita, melihat mereka dari bayi sampai saat ini tumbuh dan berkembang. Menurutku itu adalah kesempatan yang luar biasa yang Allah berikan kepada kita sebagai mahluk perempuan. Namun hal tersulit adalah menjadi ibu, kita belajar tidak menjadi egois, misalkan saat kita pergi ke suatu tempat makan kita akan memilih anak-anak kita makan lebih dulu.

Kita adalah pilihan terakhir, itupun jika mereka banyak menyisakan makanan kita akan memilih makanan itu untuk kita makan, kita tidak bisa memiliki ruang pribadi, terutama diusia anak-anak 0 – 7 tahun seperti anak anakku saat ini, mereka berusia 7 tahun dan 3 tahun. Hampir aku mengimbangi waktuku dengan kegiatan mereka, saat mereka tidur aku baru bisa tidur, saat mereka sudah selesai makan aku baru makan, walaupun saat ini aku bukan ibu rumah tangga yang berada di rumah full time 24 jam, aku adalah ibu yang bekerja sehingga ada waktu 8 jam aku bisa melakukan hal-hal dikantor tanpa melibatkan anak-anakku, mereka dijaga oleh seorang asisten rumah tangga yang aku percayakan untuk menjaga mereka.

Tetapi saat hari libur aku tetap menjaga mereka tanpa bantuan dari asisten rumah tangga, terkadang aku merasa aku bukan ibu yang super sama sekali, aku selalu memperlihatkan emosiku kepada anak-anakku

saat aku lucu aku akan lucu saat aku baik aku akan baik saat aku marah aku akan marah saat aku males aku akan males saat aku sebel aku akan sebel

Aku jadi teringat Mama dulu, aku sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingikan mama dulu, mama punya sembilan anak, enam laki-laki dan tiga perempuan termasuk aku sendiri, bahkan diusia tuanya dia dikaruniai anak yaitu adik bontotku dengan latar belakang dia yang spesial. Pernah Aku lihat mama marah? Jujur pernah dua kali mama marah besar kepadaku, dan pada saat itu aku melihat mama seperti monster, sangat menyeramkan dan menakutkan. Sebenarnya pada saat itu aku yang keterlaluan, tapi ya itu… mungkin karena dari lahir aku tidak pernah melihat mama marah, saat mama marah menjadi sesuatu hal yang tidak bisa aku terima. Pernah lihat mama sedih?? Jujur aku tidak pernah lihat mama menangis, seumur hidup sebelum aku menikah aku tidak pernah melihat mama menangis, ya Allah mama bukan robot pasti mama punya perasaan dan bisa sedih tapi mama tidak pernah sekalipun nangis didepan kita anak-anaknya. Pernah lihat mama bertengkar sama bapak? Jawabannya tidak pernah, seingatku mama adalah sosok perempuan pengabdi luar biasa kepada suami, mama selalu meladeni semua kebutuhan bapak, mulai dari baju, makan, menemani bapak disaat kapanpun baik di rumah ataupun acara di kantor dan acara lainnya, dan itulah kodrat sebenar-benarnya seorang perempuan yang taat kepada suami, dan mama dengan sembilan anak masih bisa melakukan itu.

Advertisement

Aku pribadi dengan aku bekerja dan anak baru dua, hampir suamiku melakukan semua kebutuhannya sendiri, kadang aku menyadari semua kekuranganku saat ini, tapi aku tetap tidak bisa melakukan semuanya secara maksimal, karena aku tahu suamiku pasti bisa melakukannya. Mungkin ada juga kekhawatiranku aku takut kalau suamiku jadi terlalu berharap banyak kepadaku, aku takut nanti dia akan seperti bapakku, karena sangat bergantung kepada mama, saat mamaku meninggal membuat bapakku menjadi rapuh dan kehilangan keseimbangannya Pernah lihat mama bahagia??? Aku ingin sekali menjawab "Iya", tapi ternyata jawaban sebenarnya adalah aku tidak tahu, bahkan aku tidak tahu apa yang membuat mama bahagia, karena kita anak-anaknya tidak pernah terbiasa untuk merayakan ulang tahun mama, mengucapkan selamat hari ibu, mengucapkan kami sayang sekali kepada mama, bilang kalau mama adalah segalanya dan yang paling berarti untuk kami, kadang kita menjadi terlalu cuek kepada Mama, karena dari kecil kita ke mama kalau kita butuh dan kita tidak pernah terlalu berpikir mama akan membutuhkan kita, dan saat itu aku hanya sibuk memikirkan cowok-cowok yang aku suka, teman yang berarti buatku, dan mama menjadi orang nomor sekian yang aku pikirkan. Sekarangi aku sadar saat semuanya sudah terlambat, terutama saat mama sudah meninggalkan kita semua selama-lamanya, dan itulah penyebab penyesalan terbesar dalam hidup aku bahkan sampai saat ini.

Aku sungguh sadar bahwa mama….

lebih kuat dari superman lebih hebat dari batman lebih canggih dari ironman lebih cantik dari wonder woman

Dan aku tidak bisa menjadi mama yang hebat seperti itu, aku tidak mau anakku menganggap aku ibu yang super, aku ingin mereka tahu aku hanya manusia biasa, aku bisa menangis, bisa tertawa dan bercanda, bisa marah dan aku juga punya perasaan, karena di dunia sebenarnya, tidak akan ada yang sempurna, dan aku tidak mau dia bergantung kepadaku, mereka harus mandiri. Aku menyadari aku menjadi rapuh dan cengeng karena aku selalu dilindungi oleh mama, bahkan saat aku sekolah aku tidak bisa galak kepada orang lain, karena aku tidak pernah diajarkan untuk bisa menjadi galak, dan sekarang aku tidak bisa masak, tidak bisa bangun pagi, karena aku tidak terbiasa. Dan yang paling penting sekarang hatiku merasa kosong karena setengah hatiku ikut hilang dengan kepergian mama, aku tidak pernah bisa menemukan lagi pengganti mama, bahkan tidak bisa merasa bergantung kepada siapapun lagi seperti aku bergantung kepada mama.

Mama i love u untuk apapun yang mama lakukan dalam hidupku, mama pasti di surga, dan kadang aku cuma bingung bagimana caranya agar aku bisa masuk ke surga untuk bertemu mama, karena aku sama sekali bukan mama super seperti mama.

Ya Allah jaga Mama dan Bapak buat ku Mereka adalah orang yang paling kucintai diseluruh dunia lebih dari apapun