Selamat senja kamu yang tidak pernah terbayang oleh ku sebelumnya. Sekarang kamu adalah sosok yang aku impikan untuk masa depanku kelak. Masa lalu yang pernah menghiasi jalan cerita kita seringkali melintasi lalu lintas di otak ini. Bukan aku yang tak mau membuka diri, hanya saja rasa kepercayaanku masih sering kali terkikis ombak oleh tingkah mu sendiri.

Cara berfikirku masih sama saat pertama kita bertemu dulu. Entah kapan aku pernah mengakatakannya ini sebelumnya. Sudut pandang ku berbeda dengan wanita lain. Dengan logika aku merasa perasaanku lebih tenang dari biasanya.

Aku tidak mengerti, kenapa Tuhan mengizinkan cerita kita. Sementara aku masih berfikir apakah ini untuk selamanya atau hanya sekedar menggantikan posisi tulang rusukmu kelak.

Layaknya seseorang wanita yang istimewa, aku juga ingin semuanya tertata rapi dan terlihat lebih jelas. Lalu apakah kamu sudah berhenti dari rutinitas mu sekarang ? Berlayar mengitari lautan bersama mimpi untuk cintamu. Jika sudah berhenti, sudahkah kamu yakin akan pelabuhan cintamu yang sekarang ?

Tidak hanya sekedar harapan tapi juga angan yang akan dilayangkan.

Advertisement

Untukmu yang jauh disana, semoga kamu mengerti.