Ada kalanya sebuah lagu atau sebuah ingatan dapat membawa kita kepada suatu kenangan di masa lalu.

Dan cukup dengan serangkaian foto-foto lawas di folder foto albumku yang lama cukup membuat aku terbenam dalam ingatan di masa lalu bersama sahabat terbaikku dulu.

Teringat kepada momen kelulusan kita pada waktu SMA bertahun-tahun lalu. Saat-saat di mana kita membawa langkah kaki kita yang penuh dengan angan harapan kita di masa yang akan datang. Meninggalkan segala tawa, kebersamaan dan kekonyolan-kekonyolan kita di masa SMA. Saat-saat di mana pernah saja ada pertengkaran lucu kita memperebutkan nama-nama anak yang bagus untuk bakal anak-anak kita nanti. Hingga kepada percakapan yang dalam akan mimpi dan asa untuk hidup kita ke depan.

Dan dalam tahun-tahun yang berlalu. Semua kini hanya bagaikan sebuah kilasan memori di balik masa. Tidak pernah kusangka hidup akan membawa kita sebagaimana adanya kita sekarang.

Semua sudah jauh berbeda. Engkau yang sudah berbahagia dengan keluarga kecilmu, dan aku yang masih dengan kesendirianku bergelut dengan hidup, konflik dan segala kekompleksannya yang telah menjadikan sebagai sosok individualis yang gemar dalam kesendiriannya.

Advertisement

Komunikasi pun masih kerap terjadi walau jarang dan dalam tenggat waktu yang cukup lama. Berikut pertemuan masih terjadi sesekali dan diikuti dengan percakapan basa-basi ataupun sekedar bertatap muka dan hanya bertegur sapa.

Dan tidak dapat dipungkiri ada hal-hal yang tidak lagi sama. Kita telah menjadi dua sosok pribadi yang jauh berbeda.

Dan entah apa yang salah… Mungkin saja arus kehidupan telah membawa dan mendewasakan kita kepada jalur hidup kita masing-masing.

Dan dari pengalaman datang sebuah pelajaran.

Ada yang mengatakan bahwa persahabatan tidak akan pernah lekang tergerus oleh waktu.

Namun ada kalanya, persahabatan bagaikan tanaman yang masih perlu dirawat, dijaga dan diairi agar tidak pudar dan layu lalu mati seiring berjalannya waktu.

Wahai sahabat terbaikku dulu…, entah apa yang akan terjadi dalam kisah ini kelak. Namun kemanapun hidup akan membawa kita, aku selalu berdoa dan berharap bahwa itu akan tetap membawa kita kepada segala ujung yang bermuarakan kebahagiaan.

“Some people come into our lives and leave footprints on our hearts and we are never ever the same.”
Flavia Weedn