Memperbaiki diri berarti membenarkan apa yang salah dan menambah apa yang menjadi kekurangan pada diri kita. Memperbaiki diri adalah proses untuk mendewasakan diri dan proses untuk mengubah kebiasaan yang buruk menjadi kebiasaan yang lebih baik lagi. Pertanyaannya adalah, “ apakah kita sudah melakukannya sepanjang tahun ini?” yang tahu jawabannya hanyalah kita sendiri dan orang-orang terdekat kita.

Memperbaiki diri memang tidak semudah mengucapkannya dan tidak semudah mengerti artinya. Karena dalam proses memperbaiki diri banyak sekali perselisihan dan pertengkaran yang terjadi di dalam hati kita. Banyak sekali hal-hal atau kebiasaan yang harus kita ubah atau bahkan harus kita tinggalkan demi satu tujuan, yaitu memperbaiki diri.

Contohnya, orang yang dulunya merokok. Karena keinginan dan tujuan memperbaiki diri maka orang tersebut harus meninggalkan kebiasaan merokoknya. Contoh berikutnya, orang yang dulu mengerjakan shalat masih bolong-bolong atau tidak tepat waktu, harus mengubah kebiasaannya tersebut. Itu semua harus mereka lakukan hanya demi satu tujuan, yaitu memperbaiki diri.

Untuk meninggalkan suatu kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan kita itu tidak mudah. Pasti banyak sekali pengorbanan dan perjuangan yang harus kita lakukan untuk melakukannya. Di situlah letak kesulitan dari memperbaiki diri.

Jadi, jika kita merasa sudah memperbaiki diri kita selama ini dan merasa sudah menjadi pribadi yang lebih baik lagi di bandingkan tahun kemarin, sekarang coba tanyakan kepada orang-orang terdekat kita. Seperti keluarga, sahabat, teman, pacar atau bahkan suami/ istri kita. Apakah kita mendengar jawaban yang sama dengan jawaban kita atau justru kita mendengar jawaban yang berbeda dari jawaban kita?

Advertisement

Jika orang-orang terdekat kita mengatakan bahwa kita sudah banyak berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, usahakan untuk terus mempertahankan atau bahkan meningkatkannya di tahun depan. Akan tetapi jika orang-orang terdekat kita masih mengatakan ada beberapa hal atau kebiasaan yang harus di ubah, itu artinya kita bisa di bilang “gagal” dalam upaya memperbaiki diri di tahun ini.

Tapi kita tidak perlu khawatir, karena waktu untuk terus memperbaiki diri itu tidak di batasi. Karena selama kita masih bisa bernafas dan beraktifitas seperti biasa, itu artinya kita masih di berikan kesempatan oleh Tuhan untuk terus memperbaiki diri kita. Jadi jangan pernah kita menyia-nyiakan kesempatan yang telah di berikan oleh Tuhan kepada kita.

Mari sama-sama kita mencoba untuk terus memantaskan diri di hadapan-Nya. Mari kita usahakan dan upayakan untuk terus memperbaiki diri, agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jangan pernah kita cepat puas dengan apa yang sudah kita capai sekarang. Karena masih banyak hal yang harus kita lakukan untuk menyongsong masa depan.

Jadi bagi kita yang merasa tahun ini masih “gagal” untuk memperbaiki diri, tidak perlu berkecil hati. Cukup kuatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan, InsaAllah Tuhan akan menuntun kita pada kebaikan.

Dan untuk kita yang merasa sudah menjadi pribadi yang lebih baik di bandingkan tahun kemarin, usahakan untuk mempertahankan dan kalau bisa upayakan untuk terus meningkatkan kebaikan yang telah kita lakukan di tahun depan. Karena sekali lagi, jangan cepat puas dengan apa yang telah kita capai sekarang, karena masih banyak yang harus kita lakukan untuk menyongsong impian dan masa depan.

Semoga tahun ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan memantaskan diri. Agar kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi di bandingkan tahun-tahun yang sudah kita lalui. Semoga harapan dan impian kita yang belum terwujud di tahun ini, bisa terwujud dan menjadi kenyataan di tahun yang akan datang.

Jadi jangan pernah berhenti berusaha dan berjuang untuk mewujudkan apa yang menjadi keinginan dan harapan kita di tahun 2017 yang akan datang. Semangat untuk kita semua #MemperbaikiDiri.