Ada saat nya kamu harus keluar dari zona nyamanmu.
Ada saatnya kamu tak lagi bisa mengingat stasus kamu seorang wanita
Ada pula saatnya kamu yang punya kendali terhadap hidupmu.
Bahkan ada saatnya kamu harus mempertaruhkan apapun dari dirimu!

Ya seperti itulah satu hal yang dirasa oleh para job seekers.
Bagi yang berijazah,yang sarjana.
Toga? Itu hanya simbol. Hanya pengantar
Toga? Itu bukan hanya kesenangan melainkan sebuah pintu menuju jurang dalam
Toga? Itu bukan hanya kelegaan melepas masa sesak kuliah mu melainkan itu menambah berlipat ganda bebanmu.

Selamat anda sarjana!
Selamat anda punya kendali penuh hidup anda mau dibawa kemana!
Selamat memperjuangkan semua hidup anda tanpa peduli anda lelah atau anda sakit.
Lebih kasarnya selamat anda pengangguran dan anda lah yang tau sampai kapan anda akan melepas gelar "pengangguran itu"

Bagi seorang sarjana! Yang bagi sebagian orang hidup sudah senang
Yang bagi orang tua sebentar lagi ia akan memanen hasil dari investasinya.
Yang bagi seorang adik ia akan mendapat kesenangan dari seorang kakak.

Sementara bagi si job seekers itu sendiri??
Di sanalah ia mempertaruhkan semua amanat yang diberikan padanya
gelarnya, almamaternya, keluarganya semua dipertaruhkan di sana.
Keluar masuk mencari mencari kerja. Di manapun itu.
Keluar masuk hanya pergi interview… Walau jarak berkata itu "jauh"
Keluar masuk berpakaian rapi sambil membawa ijazahmu, walau kakimu berkata "lelah"
Menunggu. Menunggu bahkan ada penolakan.
Walau ada juga yang jalannya mulus. Namun tak sedikit jalannya harus berliku dan berteman dengan kata menunggu.

Advertisement

Saat lelah. Dan ingin menyerah di sanalah air mata mulai tumpah.
Saat kaki yang mengokohkan sudah mulai goyang.
Saat itulah sebuah semangat harus diperolehnya

Sebuah potret. Ya hanya sebuah potret.
Potret dari orang orang tersayangnya.
Potret dari mereka yang mengisi jiwanya.
Hanya itu yang menguatkannya dari kata menyerah.
Hanya itu yang menguatkannya dari perantauan.
Hanya itu yang menguatkannya dari kata "pulang"

Kesuksesan! yah harus sukses.
Itu yang ada di benaknya.
Sekali kaki melangkah keluar pantang kembali sebelum ada yang bisa dibawa kembali.

Baginya sebuah pepatah amat berarti:
"Aku dikuatkan oleh orang tersayangku
Aku dikuatkan oleh cinta yang ada pada hatiku.
Harta paling berharga ku adalah cintaku juga pada mereka.
Bahkan aku pun akan mudah sakit dan luka oleh mereka yang kusayang.

Tak susah untuk membunuh ku cukup sakiti aku itu saja itu akan membunuhku secara perlahan
Tapi biarkan aku hidup dari cinta yang mereka berikan"

Semangat para job seekers ada yang baik dari sebuah kata menunggu