Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca Hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Hai pemilik hati ku yang telah kurelakan untuk orang lain, kenapa kau kembali mengganggu ketentraman dan ketenangan hidupku. tak bisakah kau hanya meninggalkanku tanpa mengusikku untuk membuatku kembali berpikir akan ada kesempatan bagiku?

Wahai pemilik hatiku, aku sungguh lelah telah menunggu engkau berpaling kepadaku dan menyadari ketulusan hatiku untukmu sedari dulu, sampai tiba saatnya aku telah rela melepasmu walaupun kita tidak pernah memiliki hubungan yang seperti dikira kebanyakan orang. Ketika aku sedang berusaha bangkit dari rasa yang ingin ku kubur jauh di dalam luka yang ada dihatiku. Kenapa kau masih berusaha untuk menampilkan itu lagi. Dan membawanya kembali kepermukaan? Kumohon janganlah memberikan harapan yang sudah jelas-jelas tidak akan pernah terwujud.

Wahai kau yang sangat aku sayangi, aku minta padamu, bantu aku untuk bisa mengikhlaskan mu sebagai orang yang aku kagumi, bahkan bila perlu bantulah aku agar aku mampu membenci dan tidak mengingatmu sama sekali. Aku juga ingin bahagia tanpa mengingat masa lalu dan mengingat bahwa kau pernah ada dihatiku. Karena aku tahu kau hanya datang padaku ketika kau merasa kesepian dan tak ada yang menghiburmu atau bahkan aku hanya sebagai pelampiasan kesedihan dan kemarahanmu.

Tapi tak sadarkah dirimu ketika kau telah terhibur dan kembali kepada kekasihmu,apa yang akan terjadi padaku? aku seolah-olah dibuang bagaikan barang yang tak berharga, seperti barang sekali pakai yang hanya ditemui ketika kau memerlukannya. padahal aku tahu banyak diluar sana orang-orang yang mengharapkan diperhatikan olehku dan juga bangyak orang yang ingin melihat senyuman dan kebahagiaanku. Tetapi ereka semuanya takaku hiraukan. Karena aku merasa bahwa kau lebih membutuhkan aku. Ternyata aku salah selama ini. Pergilah kau ke neraka bersama semua janji dan kelakuan palsumu yang selalu kau berikan dan tampilkan didepanku.

Advertisement

Wahai bintangku yang bersinar terang, percayalah padaku walaupun aku melupakan dirimu, aku akan selalu mendukungmu sebagai orang asing. Karena yang aku tahu bahwa jikalau aku masih mendukungmu dengan pribadi yang memiliki perasaan aneh ini, itu menandakan bahwa aku benar-benar telah bodoh karena perasaan ini. Taukah kau banyak orang yang menertawakan kebodohan ini? Bahkan mereka selalu mengingatkan aku perihal dirimu yang tak pantas untuk dipercaya apalagi diberikan hatiku yang begitu memujamu. Karena mereka merasa keheranan melihat tingkah laku ku yang berbeda dari biasanya.

Dan satu hal lagi yang harus kau tahu, bahwa mulai hari ini aku akan berusaha semampuku agar aku tidak akan mengecewakan orang-orang yang ada disekeliling ku lagi.  Aku akan menjadi lebih peka lagi terhadap sekelilingku, karena aku tau banyak orang yang sangat mengasihiku dan peduli dengan aku. Dan aku ingin mereka tahu bahwa sekarang aku akan bangkit lagi dan meninggalkan semua kenangan itu dan meninggalkan kau dengan semuanya.

Maafkan aku jikalau suatu saat kau tidak lagi mendapatiku, sebagai pelipur kesedihan dan kesepianmu. Karena disaat itu aku telah pergi jauh, dan hanya mampu melihat kau untuk berusaha bangkit sendirian. Dan percayalah kau hanya akan aku jadikan masa lalu yang kelam yang tak akan pernah aku ingat.  Karena aku telah berjanji pada diriku sendiri bahwa aku tidak akan menoleh kebelakang lagi, dan mengingat semua kenangan aku dan kamu, yang tak akan pernah menjadi kata kita selamanya.