Hampir semua makhluk yang ada di bumi ini tidak ada yang menyukai perpisahan. Perpisahan adalah suatu hal yang menyedihkan, merasa bahwa segala yang terjadi merupakan suatu bentuk ketidakadilan. Mengapa harus dipertemukan jika pada akhirnya harus berpisah? Mengapa tidak selamanya bersama? Kemudian munculah pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala. Bukankah sudah kodratnya yang bertemu pasti akan berpisah?

Entah itu akan berpisah dengan kematian, keputusan, ketidakcocokan. Yang sangat menyedihkan adalah ketika kita harus berpisah karena adanya orang lain yang berhasil masuk ke kehidupan seseorang. Terakhir, tidak adanya komitmen hingga membuat hubungan yang telah terjalin lama harus terpisah. Saat ini aku sedang merasakan alasan yang terakhir.

Perpisahan membuat orang akan merasakan kesedihan untuk waktu yang begitu lama bergantung dengan seberapa banyak kenangan dan waktu yang telah diciptakan. Dengan berpisah kita akan sadar berapa berartinya sebuah pertemuan. Hargailah setiap pertemuan yang ada dan jika harus berakhir, buatlah perpisahan itu secara bermakna.


Tak selamanya perpisahan akan menggoreskan luka meskipun kenangannya tak akan terlupa.


Aku termasuk orang yang sedang menikmati perpisahan, aku adalah orang yang sedang berjuang melawan kenangan agar tak selalu ada dalam pikiranku. Ya, karena akan ada sebab dan akibat. Akan ada kenangan yang disebabkan karena sebuah perpisahan. Seperti kopi yang tak selamanya perpisahan akan berakhir pahit .

Advertisement

Perpisahan tak akan selalu menyedihkan jika kita melihat dari sudut pandang yang lain. Jadikanlah perpisahan sebagai salah satu cara untuk lebih memantaskan diri dan meningkatkan kualitas diri. Salah satu cara untuk membuktikan bahwa ada atau tiada dia dalam hidup kita, kita akan menjadi pribadi yang lebih sukses. Perpisahan akan mengajarkan kita bahwa masih banyak hal yang harus dicapai. Salah satunya pencapaian asa dan impian.

Hingga pada akhirnya waktu yang akan menyembuhkan segala luka. Waktu yang akan menciptakan pertemuan kita dengan orang-orang baru atau bahkan kita akan dipertemukan lagi dengannya, dengan dia yang dulu kita tangisi kepergiannya. Dan ketika kita dipertemukan lagi entah rasa itu akan tetap sama atau bahkan akan terlupa dengan sendirinya.

Jangan jadikan perpisahan sebagai akhir karena tak akan pernah ada akhir jika kamu masih menangisinya. Buktikanlah segalanya yang berakhir akan mendewasakan kita. Dengan begitu, kita akan lebih bersyukur, karena di balik perpisahan akan ada hal yang lebih indah menanti.


Percayalah setiap kesedihan pasti akan ada akhirnya. Tak akan selamanya kita bersedih, tak akan selamanya kita berduka. Akan ada manis di balik pedihnya perpisahan.