aku tak pernah menyangka kisahku bersamamu akan sejauh ini, dari awal bertemu aku hanya menganggapmu sebagai pelarian, karena dari pertama mengenalmu kamu adalah milik seseorang. waktu yang kita lalui aku kira lebih dari seorang teman, aku sadar kita telah berselingkuh. meski saat itu aku punya pacar, tapi hatiku tak bisa berbohong, aku mulai mencintaimu. aku kira rasa ini akan hilang seiring berjalan waktu, ternyata aku semakin mencintaimu, hingga saat aku sadari perasaan ini, aku semakin sakit, karena kamu hanya menganggapku sebagai teman saja. aku terus menunggu dan berjuang untukmu, hingga kau putus dengan pacarmu aku kira itu kesempatan untukku. sekali lagi aku salah, kamu terus mengabaikanku, dan tetap menganggapku teman, yang hanya datang saat kau butuh. aku tidak mengerti kenapa aku bisa memanfaatkan situasi saat kau butuh untuk bersama mu, aku menikmati menjadi persinggahanmu, dan aku tidak bisa berhenti menjadi bodoh seperti ini, meski banyak nasihat dari teman-temanku tidak ada yang bisa membuatku berhenti, kau ibarat narkoba yang membuatku candu, ibarat kebiasaan buruk yang sulit kuubah. aku harus bagaimana, telah ku coba bersama dengan laki-laki lain, tak ada yang bisa membuatku bergetar seperti saat bersamamu, semuanya pergi dan berlalu tanpa ada yang bisa menggantikanmu dihatiku. harapanku, doaku saat ini, tuhan aku mohon, tak perlu engkau gantikan dia dengan yang lebih baik, aku masih bisa sendiri menjalani hidup saat ini,cukup buat aku berhenti mencintainya.T_T