Hari ini aku seperti orang mati yang masih berjalan, berlari mengejar cinta. Aku kehilangan tenaga yang selama ini aku andalkan. Aku kehilangan rasa percaya dari seseorang yang sedang aku kejar. Dia memilih hatinya di masuki oleh wanita lain. Aku memang tahu, selama ini aku hanya dianggapnya sahabat tidak lebih. Namun apapun itu, aku sedang bertahan mencintainya. Aku tetap sayang dan tidak pernah terfikir olehku untuk meletakan pria lain di hatiku, meski ini sulit. Kini aku mengerti mengapa tidak ada tawa di dalam persahabatan ini. aku menganggap lebih kisah ini, sedang dia hanya merasa ini adalah persahabatan. Aku kehilangan segala arah mata angin. Dia kini berada di jalan yang di lalui gadis itu, sedang aku mencari dimana dia saat ini. enam tahun sejak aku melihatnya untuk pertama kali. Manusia yang menjadi inspirasi dalam tulisanku, kini mencari jalan lain dan aku harus tetap mengikutinya karena aku cinta, aku sayang dan tidak akan aku tinggalkan begitu saja rasa ini, harus ada pertanggung jawaban darinya. Aku akan berada tepat di belakangnya, melihatnya sebatas punggung dan berlari mengejar khayal yang sampai saat ini hanya untuknya. Tuhan … aku tidak merasa hebat untuk menuntut ini, tapi kumohon buat matanya melihatku walau hanya sekelebat bayang. Aku ingin dia tahu aku ada, bersamanya, mengikuti kemanapun dia pergi dan selalu mendampingi jalan sakit dan manis yang dia lalui. Aku hanya ingin dia tahu kalau hidup ini tidak ia lalui sendirian. Benar-benar kehilangan rasa percaya, aku benci keadaan ini. tapi keyakinan yang ada di dalam hatiku selama enam tahun ini, tidak akan pernah aku biarkan pupus hanya karena matanya yang tidak melihatku. Aku yakin, suatu saat nanti dia akan berbalik kebelakang untuk melihat seberapa jauh dia melangkah dan melihat siapa yang selalu bersamanya. Aku akan selalu bersamamu, melihatmu dari jauh, berada di belakang memberi dorongan dan untuk keadaan ini aku akan bertahan meski rasa sakit tidak bisa aku pungkiri. Seperti biasa jika aku sakit, aku akan berhenti menghubungimu tapi aku tetap bersamamu. Dari belakang, mendampingimu dari kejauhan dan selalu bersamamu dalam suka maupun duka. I love you : BAS