Teruntuk kamu yang tiba-tiba menyapaku dengan hangatnya yang telah mencairkan dinding es ini, dan kamu pula yang pada akhirnya membuatku sakit.

Perkenalan kita dan pertemuan kita mungkin memang sudah dirancang oleh Nya, meskipun mungkin sepertinya kita harus berpisah karena tak bisa dipungkiri kita sama-sama jenuh akan hubungan yang berbeda dunia ini, dan karena ego kita yang sama-sama besar, hingga berpisah mungkin adalah jalan yang terbaik untukmu dan untukku yang mungkin sudah lelah memahamimu meski rasa cinta ini masih ada.

Tetapi sebelum itu izinkan aku untuk menyampaikan rasa ini dan harapan untukmu yang benar-benar aku cinta dengan tulus.

Kamu yang bagaikan angin di musim kemarau, hadirmu yang secara tiba-tiba menyejukkanku dari panasnya terik matahari, mengenalmu bukanlah suatu penyesalan, karena kamu lah diri ini mengenal sisi lain dari duniaku yang teramat datar, yang hanya melihat dunia dari sisi yang hanya mau aku lihat, dunia kecil yang hanya berfokus ingin membanggakan dan membahagiakan orang tua.

Perkenalanmu yang unik yang tak bisa aku duga maupun aku cegah.

Advertisement

Kamu mengajarkanku apa itu rasa bahagia, nyaman, kejujuran, kesabaran, dan pengetahuan di luar duniaku. Kamu yang dari awal telah mampu membuat bibir ini tersenyum setiap harinya, hingga logika ini pun tak bisa menolak akan cinta yang kamu beri, dan mungkin karena takdir pula aku diizinkan mengenalmu.

Untukmu yang di sana,
Tuhan karena Engkau telah menakdirkan kami bertemu, aku mohon jaga dia selalu di jalanmu, serta lindungi dia, dan jadikanlah dia seseorang yang jauh lebih baik dari sekarang meski aku tak di sampingnya. Hanya harapan ini yang bisa aku sampaikan, karena tak bisa dipungkiri rasa cinta ini menginginkan dia baik-baik saja kelak.
Meski hati ini tak bisa berdusta bahwa aku tidak baik-baik saja, tetapi tetap saja seperti ini mungkin adalah yang terbaik untuk kita yang kini sudah menjadi layaknya orang asing. Dan biarlah waktu yang mengobati luka ini.

Untukmu yang di sana
Aku sangat bahagia dan berterima kasih akan hadirmu meskipun hanya sekejap, karena dirimu lah yang memberanikan diri ini untuk berani mencintai seseorang lagi bahkan mencintai seseorang yang berbeda dunia.

Karena aku percaya jodoh sudah diatur oleh Nya.