Tuhan, hamba harus bagaimana lagi?

Rasanya hamba sudah tidak kuat saat ini.

Sungguh berat ujian yang Engkau berikan kali ini.

Memang jalan yang Engkau pilihkan adalah selalu yang terbaik.

Namun, hamba kadang sulit untuk mengerti.

Advertisement

Namun, hati kadang sulit untuk menerima.

Apabila rencana-Mu tak sesuai dengan kehendak hamba.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedan kamu tidak mengetahui”. (Qs. Al-Baqarah : 216)

Maaf jika sampai saat ini hamba masih memaksa.

Maaf jika sampai saat ini kecewa itu masih ada.

Sungguh hamba adalah hamba-Mu yang durhaka.

Yang tak pernah bisa menerima ketetapan-Mu apa adanya.

“Ya Allah jika apa yang hamba inginkan tak sesuai kenyataan, segera sadarkan aku bahwa Rencana-Mu selalu lebih baik dari inginku”

Maafkan hamba yang ibadahnya rajin ketika ada maunya saja.

Maafkan hamba yang tidak pandai bersyukur atas nikmat yang tak terhitung banyaknya.

Tuhan hamba ingin hidup seperti dulu, ketika semua masalah tak serumit ini.

Tapi bukankah jika Engkau mencintai hamba-Mu engkau pasti akan mengujinya untuk menaikkan derajatnya?

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman” (Qs. Al-Imran : 139 )

Namun kali ini Tuhan, ujian-Mu tak terselesaikan dengan mudah.

Tuhan hamba tidak kuat, ketika hamba harus bertahan disituasi yang tidak hamba inginkan.

Tuhan hamba tidak tegar ketika hamba harus berpura-pura menerima ketentuan-Mu dengan ikhlas.

Tuhan, Sungguh maafkan hamba yang tak pernah bisa berterima kasih atas banyaknya nikmat yang telah Engkau berikan.