Dan seperti hujan bunga sakura di musim semi, perasaan ini menghujani hatiku yang kurasa mulai melupakanmu. Dan desau angin yang berhembus seperti rangakaian nada yang menyanyikan jutaan perasaaan yang selama ini ku sembunyikan darimu. aku sedang belajar melupakanmu dan berbagai kenanganku tentangmu. dan ketika ku mulai merasa ku akan pergi dan membuang kenangan itu, aku pasti akan kembali. kembali untuk mencintai dan mengagumimu dalam setiap malam dan siangku

dan hatiku seakan tak mengenal dunia ketika memikirkanmu. aku hampir frustasi karena perasaan yang tak pernah tersampaikan padamu. perasaan yang tak pernah terucap pada lelaki yang berhasil memiliki hati ini. aku mencoba melupakan rasa dan bayangmu. tapi hal itu tak akan pernah terjadi dalam setiap detik kehidupanku.

dan saat akau menapaki jalan terjal bernama kehidupan. saat itulah hatiku akan kembali mencintaimu, merindu senyum lembutmu, merasakan tawa renyahmu, dan mencumbu bayangmu dalam setiap hela nafasku. aku tak tahu apa yang membuatku mengikat hatiku padamu. tapi semoga tuhan tak salah meletakkan rasa ini pada hatiku. karena aku yakin Tuhan tak pernah salah membuatku selalu kembali padamu.

wahai kamu yang bersenyum manis, semoga Tuhan segera menyampaikan rasaku padamu, menyampaikan jelaga rindu yang bagaikan buih lautan, memasukkan rasa yang sama seperti apa yang kurasaka. membuatmu menyadari keberadaanku yang tak tampakdiamat indahmu. membuatmu juga kembali sepertiku. kembali mencintaimu. kembali mencintaiku.