Untukmu calon imamku yang aku nantikan.

Hari aku membayangkan betapa menyenangkannya kelak kau akan berada disampingku saat aku kembali membuka mataku,kau juga akan membaca surat Al-Fatihah dan aku yang akan mengamininya saat kita sedang shalat berjamaah.

Aku akan memasak makanan untukmu dan kau akan menikmatinya walaupun mungkin rasanya tak senikmat masakan ibumu.

Aku akan menemanimu begadang bermalam-malam untuk melihat Liga Champion atau Liga apapun walaupun aku tak begitu suka,aku tetap akan meneriakkan gol bersamamu.

Aku akan mendengarkan semua keluh kesahmu saat kau ada masalah dan membiarkanmu bersandar dipundakku untuk beberapa saat,walaupun aku tak tahu harus melakukan apa untukmu tapi saat malam nanti aku akan bangun dan mendoakan kebahagianmu.

Advertisement

Mungkin saya bukan istri yang sholeha tapi aku akan berusaha jadi istri yang menutup aurat sebagaimana mestinya,aku akan menjaga harta dan nama baik keluarga kecil kita sebagaimana itu kewajibanku,dan aku akan mendidik anak kita dengan sepenuh hati,itu janjiku kepadamu wahai imamku kelak.

Aku mengetahui tanggung jawab dunia dan akhiratmu luar biasa besar,dan aku tak ingin menjadi batu sandungan saat kau akan melangkah ke surga nanti begitupula dengan aku,aku akan berbakti kepadamu dengan itu jalan menuju surga akan lapang, dan semoga kita bisa berjodoh di dunia dan akhirat kelak. Aamiin