Apa cita-cita kalian di masa depan nanti?

Aku ingin menjadi seorang pilot, karena aku ingin mengajak ayah dan ibuku terbang melihat dunia dari awan

Aku ingin menjadi guru..

Aku ingin menjadi seorang astronot hebat…

Aku ingin menjadi dokter..

Pertanyaan itulah yang mungkin sering ditanyakan guru-guru kita sewaktu kita duduk di bangku Sekolah Dasar. Mungkin bagi kita, cita-cita saat itu terlihat sangatlah dekat dan mudah untuk diraih. Namun mulai bertambahnya usia, cita-cita itu seolah-olah semakin memudar dan mulai kuputuskan untuk menggantinya dengan yang lain. Saat aku sudah menjadi manusia dewasa, aku pun akan sadar akan adanya kata realistis.

Seiring berjalannya waktu, aku mulai menanggalkan cita-cita masa kecilku itu dan mulai bangkit dari mimpi indah masa kanak-kanak itu, hingga kutemukan mimpi baru yang sesuai dengan kemampuan dan keadaanku. Akupun mulai sadar bahwa masa depan dan kebahagian adalah tanggung jawabku sendiri. Aku harus percaya dengan kemampuanku sendiri, karena hal itu akan membuat kalian tidak mudah putus asa apabila kegagalan mendatangi kalian. Mungkin kegagalan adalah hal yang paling mengecewakan. Namun apakah kita akan menyerah dan jatuh dalam keterpurukan begitu saja? ataukah kalian akan berdamai dengan kekecewaan itu lalu akan bangkit kembali?

Terkadang kenyatan yang kita terima tidak sesuai dengan harapan. Tapi sebagai manusia biasa kita harus sadar, bahwa ada tangan lain yang mengatur kehidupan kita ini. Ada hal-hal lain yang diluar kuasa manusia. Percayalah bahwa Tuhan akan mengabulkan doa dan harapanmu, dan mungkin jawabanNya tidak Dia berikan sekarang. Mungkin suatu hari nanti kita akan mendapatkan jawaban mengapa Tuhan belum mewujudkan harapan kita. Teruslah berusaha semaksimal mungkin sembari berdoa dan pasrahkan hasilnya kepada Nya.