Aku terkadang bingung apakah aku benar mencintai kamu atau tidak.

Disaat orang lain menunjukkan cintanya, aku hanya bisa cuek.

Ya aku memang cuek, sayang.

Tapi aku benar-benar mencintai kamu.

Aku tahu aku sangat menyebalkan.

Advertisement

Sangat amat menyebalkan.

Bahkan kamu yang sabar saja bisa marah karenaku.

Bukan maksud aku begitu sayang.

Aku hanya ingin perhatianmu di sela kesibukanmu itu.

Berkali-kali aku "ngambek" hanya untuk dapat perhatian kamu.

Tapi tindakanku itu membuat kita jauh.

Ya memang menjadi jauh sampai tidak bisa didekatkan lagi.

Aku tidak tau apa masih ada kesempatan untuk dekat kembali?
Mungkin sekarang kamu sudah dititik menyerah.

Aku tidak akan memaksamu.

Sungguh!

Aku biarkan kamu.

Entah kamu akan bertahan atau pergi.

Tapi ya sudahlah.

Semua sudah berakhir juga.

Aku hanya bisa menatap punggungmu dari belakang saja.