Melepaskan bukan berarti menyerah. Mengikhlaskan bukan berarti berhenti mencintai. Ada kalanya kita harus melepas dan mengikhlaskan apa yang selama ini kita pertahankan. Aku berhenti berjuang bukan karena aku lelah. Aku hanya tak tahu harus bagaimana dan harus berbuat apalagi agar kamu mengerti.

Kita sudah bukan anak-anak lagi. Hubungan yang kita jalin adalah hubungan yang serius. Aku selalu berharap hubungan kita akan berakhir dengan indah. Hidup bersamamu adalah impianku. Sesulit apapun keadaannya, kita terus bertahan dan menghadapi semuanya bersama. Aku tidak pernah keberatan jika harus merasakan hidup susah bersamamu. Aku akan menerimamu dalam semua kondisimu.

Dari awal kita berkomitmen, aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan tetap mencintaimu dan terus bersamamu bagaimana pun kondisinya.

Tapi kali ini, maafkan aku. Aku sendiri tidak bisa memegang janji itu. Kini aku harus rela kehilanganmu. Ini bukan inginku. Hal ini sangat menyakitiku, tapi aku punya alasan untuk semua ini. Alasan yang bahkan tak berani kukatakan kepadamu.

Mungkin bagi sebagian orang, hubungan selama bertahun-tahun itu sudah biasa. Tapi bagiku, kamu adalah orang yang sangat luar biasa. Karena untuk pertama kalinya, kamulah orang yang bisa membuatku memiliki relationship dalam hitungan tahun. Tentunya kamu lebih istimewa dari sebelum-sebelumnya. Benar saja. Bersamamu, aku merasakan apa yang belum pernah kurasakan, melakukan banyak hal yang tidak pernah kulakukan, dan mendapatkan banyak pelajaran dalam hidup.

Advertisement

Sebenarnya, tidak ada alasan untukku melepaskanmu. Aku terlalu mencintaimu dan tidak pernah ingin kehilanganmu. Semua rintangan dan masalah dalam hubungan kita selama ini mampu kita lalui bersama. Tapi ada sisi lain dalam diriku yang tidak kamu ketahui dan sisi itu telah menang melawan sisi egoisku atas semua keinginanku untuk bersamamu.

Aku tahu pengorbananmu. Kamu sudah berusaha ada dan bertahan di sini untukku. Aku sangat bahagia kamu ada di sini. Aku bisa bersamamu menjalani hari-hariku, menghabiskan banyak waktu bersamamu. Selama ini aku selalu berusaha untuk berada di sisimu, suka atau tidak suka, dihargai atau tidak, aku tetap hadir untukmu.