Untuk Ibu, perempuan yang paling kusayang. Tetaplah jadi wanita yang paling tangguh dan sehat, meskipun usia mu terus bertambah hari demi hari, rambutmu semakin memutih helai demi helai, dan kulitmu menjadi lebih keriput sedikit demi sedikit. Ibu wanita yang paling kuat dengan kaki, tangan, dan pikiran yang tak pernah berhenti bekerja barang sejenak.

Kebahagiaanmu selalu menjadi pintaku dalam setiap doa-doa

Selama hidupku tidak terlalu sering aku melihat ibu meneteskan air mata, tapi aku tahu dengan pasti air mata itu jatuh lebih banyak dari yang ku tau.

Tidak aku dapatkan gambaran indah hidup rumah tangga dari orangtuaku sebagai pedomanku kelak, tapi aku mendapatkan gambaran paling sempurna yang sangat layak aku ikuti bagaimana menjadi seorang ibu seperti Ibu….

Bagaimana caranya aku mengungkapkan rasa sayangku kepada Ibu? Keluarga kita tidak pernah mengajariku mengungkapkannya dengan kata-kata, tidak juga dengan sentuhan, tidak juga dengan hadiah-hadiah, tapi rasa sayang Ibu yang begitu tulus sampai tepat pada hati dan juga pikiran ku…

Advertisement

Baik itu lewat setiap omelan Ibu, lewat setiap cubitan Ibu, lewat setiap sentuhan Ibu, lewat setiap nasihat Ibu, terutama lewat setiap saat yang ku lewati bersama Ibu.

Ibu aku tau keluarga kita bukanlah keluarga yang sempurna, bukan juga keluarga yang baik untuk dijadikan contoh, tapi aku tidak pernah menyesali terlahir di keluarga ini…

Karena dari keluarga ini, aku bisa bertemu dengan perempuan yang paling ku sayang, yaitu Ibu….