Aku yang dulu kau sebut sebagai wanita paling mengerti tentangmu. Aku pula yang kau sebut sebagai calon istri terbaikmu. Tapi kini semua berubah, aku kembali kehilangan kamu bahkan cintamu untuk kedua kalinya..

Yaaa, aku perempuan bodoh yang terlalu menganggap cinta itu suci dan patut diperjuangkan meski dulu sempat kehilangan. Tapi kini aku sadar, apa yang orang bilang itu benar ; bahwa cinta harus sama-sama berjuang, bukan hanya ingin diperjuangkan.

Maafkan sayang jika aku menyerah sekarang, aku berulang kali kau sakiti, kau tinggalkan demi perempuan yang lebih cantik dari diri ini. Dulu kau banyak menuntut aku supaya menjadi gadis sempurna.. Dan aku menurut saja..

Kini dengan lantang ku katakan : “Aku memang tidak cantik, tapi aku masih punya ketulusan dan kebesaran hati untuk mengikhlaskan”. Pergilah dengan dia, semoga Allah senantiasa memberikan kebahagiaan kepadamu dan kepadanya..

Aku mohon jangan datang meski hanya untuk memberi kabar.

Advertisement

Dari aku perempuan yang pernah bersanding denganmu, yang sedang belajar untuk mengikhlaskan..