Ibu, nasihatmu adalah mutiara seluas langit

Yang menatih jalanku saat aku meringis ketakutan, di kegelapan

Senyummu adalah kedamaian hati yang tak mampu dibeli

Denganmu, cinta seakan sempurna

Dalam tatapan dan pelukan surga.

Ibuku lebih cantik, Jauh lebih sempurna dari seorang Tamara Bleszynski.

Ah, kau tak usah tertawa sebab itulah fakta sebenarnya, meski keriput di wajahnya sudah muncul dua tiga namun ketulusan hatinya kepada kami anak-anaknya tak pernah sedetikpun berkurang, coba saja kau jua pasti akan mengatakan hal yang sama denganku bahwa ibumu lebih cantik dari seorang Luna Maya, Anasthasia Putri, Raline Shah bahkan Anindya Kusuma Putri sang putri Indonesia sekalipun. Sebab, kecantikan sesungguhnya adalah hati yang tulus seperti para Ibu, mungkin ini yang menyebabkan Raffi Ahmad dulu sempat menyukai ibu-ibu. Upss

Kepada Ibu seorang keramat yang hebat, dari air susumu kini aku tumbuh menjadi gadis kokoh yang terus belajar mengerti tentang kehidupan, berjalan dengan sesekali gontai dan kembali tegak berkat semangat yang kau berikan.

Doa ibumu dikabulkan Tuhan

Dan kutukannya jadi kenyataan

Ridla Ilahi karena ridlanya

Murka Ilahi karena murkanya

Bila kau sayang pada kekasih

Lebih sayanglah pada ibumu

Bila kau patuh pada rajamu

Lebih patuhlah pada ibumu

Advertisement

Betapa dahsyatnya seorang Ibu, ia adalah salah satu wanita multitalenta yang aku kenal, dengan kerepotannya mengurus buah hati ia masih sempat menyajikan hidangan untuk suami dan keluarga yang dicintai, belum lagi tentang tetek bengek urusan rumah yang ia pilih handle sendiri. Ibu mungkin lelah tapi keikhlasannya tak pernah berhenti begitu saja.

Kepada Ibu yang namanya disebut tiga kali lebih dulu dari Ayah, sesosok mulia yang penuh dengan do’a, maafkan anakmu ini yang kerap kali manja dan membuatmu kecewa, sungguh ! kemanjaanku semata-mata karena aku sadar hanya kepadamu perihal manja menjadi hal istimewa yang membahagiakannya luar biasa, aku anakmu bu, seorang yang tengah mengingat-ingat pernyataan-pernyataanmu dulu saat aku bocah tentang jalan kehidupan, tentang perasaan, tentang kepedulian adalah benar.

Satu hal yang membuatku kokoh dan tahan menghadapi cobaan hidup adalah engkau, Ibu.

Oh ibuku…
Engkaulah wanita…
Yang ku cinta selama hidupku…
Maafkan anakmu bila ada salah…
Pengorbananmu tanpa balas jasa…

Kalian pasti tahu lagu dari Sakha diatas, Yaps…. jika guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa apalagi ibu, mungkin bisa disebut wonder woman, Cat Women, Scarlet Witch, Black Widow, Rogue atau superhero wanita lainnya, ibu adalah seorang yang hebat luar biasa.

Tentangku ibu, anakmu yang masih belum mampu memberikan kado manis dikehidupanmu, maafkan aku yang hanya mampu membuatmu khawatir, cemas, kecewa bahkan marah, aku janji kelak jika aku telah menjadi seorang ibu sepertimu, sosokmu adalah buku panduan yang akan kuinstal dikepala, sungguh aku tak ingin menjadi ibu yang lain selain sepertimu, aku bangga padamu bu. Aku Bangga….

Untukmu Ibu, peluk cium dan rasa hormat tertinggi dari anakmu yang jauh ini, do’a yang tak kuminta namun selalu kau beri ku aminkan setiap hari, pegunungan kangen yang tiap hari bertambah tinggi didadaku katamu biarkanlah, akan ada waktunya melepas rindu dan mencintaimu adalah bagian dari hidupku.

Terimakasih Ibu, I LOVE YOU…..