Letakkanlah aku seperti materai pada hatimu, ku pastikan bahwa kamu tak akan kecewa dan menyesal memilihku karena cintaku kuat seperti maut, sinarnya seperti nyala api yang membara, air yang banyakpun tak dapat memadamkannya, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Aku adalah wanita yang kamu butuhkan dan wanita yang akan mencintaimu dalam setiap musim hidupmu.

Aku tidak pernah tau sosokmu seperti apa, bagaimana caramu tertawa, caramu berbicara apalagi caramu tersenyum, bahkan aku tak tau kamu dimana sekarang, mungkin saja saat ini kamu sedang bersama dengan yang lain, atau mungkin saja kamu sebenarnya ada disekitarku. Aku sangat penasaran denganmu. Namun papun itu aku tetap menunggumu. Aku percaya suatu saat nanti kita akan bertemu, entah kapan waktunya, tapi sekarang aku sudah setia mendoakanmu, aku sudah punya banyak harapan dan impian tentang masa depan yang indah bersamamu, harapanku kau adalah sosok yang periang, penyayang, penuh kejutan dan ku pastikan bahwa aku dapat melihat kemuliaan Tuhan bersinar dari dalam jiwamu.

karna Tuhan sudah menetapkanmu berjodoh denganku, cepatlah datang aku sangat merindukanmu, tak sabar rasanya ingin berbincang bincang dan menata masa depan bersama, dan pastinya aku sudah mempersiapkan diriku saat hari itu tiba, hari bertemu denganmu dan hari dimana kau akan berdiri di hadapanku dan mengucapkan janji suci. Oh ya kekasihku…. Aku tak akan pernah mempermasalahkan masa lalumu dan bagaimana dirimu dimasa itu. Meski saat ini kita belum bertemu tapi aku percaya bahwa sang pencita sedang membentuk dan memantapkan hatimu untuk siap bertemu denganku kelak.

Karena saat ini aku belum mengenalmu, bisakah aku memanggilmu “mentari senja”? aku senang melihat mentari saat senja karna hari selalu berakhir dengan sebuah keindahan, senja selalu datang tepat waktu dan tak akan pernah lupa menebar kilauan dan titik garis keemasan. Begitulah kubayangkan hatimu yang hangat penuh cinta yang siap untuk ku labuhkan segala rasa, impian, dan asa padamu. Aku akan menerimamu dengan segenap hatiku karna aku tau kamu adalah orang yang penuh rasa tanggung jawab bagi keluargamu kelak, Tuhan akan menuntunmu kearahku, dan jika aku bertemu kamu nanti, aku pasti langsung tau bahwa itulah kamu, iya… kamu jodoh yang dipilihkan Tuhan untukku.

Mentari senjaku, cepatlah datang, Aku menantimu.