Tuan Aquarius,

Ku buka pintu dengan perasaan bercampur aduk. Memikirkan dirimu yang tiba-tiba kembali datang ke rumahku. Aku sangat senang kau mau luangkan waktu untuk menemuiku Bagaimana kabarmu? Bagaimana kabar keluargamu? Sudah cukup lama aku tak bertemu mereka.

Dan kau bilang, kabarmu baik, dan aku pun tahu kau lebih sibuk dari dahulu. Kita berbincang tentang pekerjaan dan cuaca. Kau tampak lebih hati-hati sekarang, dan aku tahu sebabnya.

Karna terakhir kali kau melihatku, Masih berkobar di dalam pikiranmu

Kau beri aku mawar, dan kubiarkan semuanya layu…

Dan kini kutelan ludahku sendiri, ada dalam tulisan ini aku meminta maaf padamu atas kejadian malam itu. Selalu dan selalu kukenang bulan Desember, menoleh dan ingin meluruskan semuanya. Ternyata kebebasan tiada artinya jika merindukanmu, berharap kusadari yang kumiliki saat kau bersamaku.

Advertisement

Akhir-akhir ini, aku tak bisa tidur. Terjaga, membayangkan kepergianmu.
Di hari ulang tahunmu, aku tak menghubungimu. Padahal kau begitu baik padaku. Sepucuk surat serta kotak musik bagai mimpi indah 'tuk ulang tahunku.

Lalu terpikirku tentang musim panas, saat-saat yang indah bersamamu. Kulihat kau tertawa di bangku penumpang, dan kusadari aku mencintaimu di musim gugur.

Dan lalu musim dingin datang, hari-hari gelap
Saat rasa takut merasuk pikiranku
Tlah kau berikan seluruh cintamu, dan kubalas dengan meninggalkanmu

Aku rindu kulit sawo matangmu, senyum manismu, begitu indah bagiku, begitu indah. Dan malam-malam kita di bulan bulan September itu.

Namun jika kita saling mencintai lagi, aku bersumpah akan mencintaimu seperti seharusnya

Tapi ini mungkin hanya harapan. Mungkin sekedar mimpi. Aku mau kembali ke masa lalu dan mengubahnya, tapi aku tidak bisa. Maka jika rantai itu ada di pintumu, aku mengerti…

Dan kini kutelan ludahku sendiri, ada dalam tulisan ini aku meminta maaf padamu atas kejadian malam itu. Selalu dan selalu kukenang bulan Desember, menoleh dan ingin meluruskan semuanya. Ternyata kebebasan tiada artinya jika merindukanmu, berharap kusadari yang kumiliki saat kau bersamaku.

I go back to December all the time~