ajari aku bagaimana berpura-pura tak mengenalmu!

karena aku merasa..

lebih baik kita tidak mengenal jika akhirnya begini,

lebih baik kamu acuh padaku dari awal pertemuan kita,

lebih baik kamu diam dan tak mencoba mendekat.

Advertisement

jika akhirnya sekarang kamu diam membisu bagai patung batu,

bukan permintaan maaf dariku yang kamu inginkan

lalu apa?

bukan pertama kalinya aku mengalami ini

tiba-tiba didiamkan begitu saja tanpa ada penyebabnya

bahkan hingga 7 tahun lamanya…

baru setahun lalu urusanku terselesaikan

dan baru aku temukan jawabannya saat itu

alasan aku didiamkan olehnya hanya karena “MALU”

lalu sekarang kamu…..

aku heran,

jika kamu diam bukan karena aku punya salah

lalu apa?

apa alasannya sama? tapi,

apa yang ada di dalam diriku sehingga membuat kamu malu?

coba saja bandingkan!

kamu memiliki banyak hal yang tidak aku miliki,

kamu menguasai banyak hal yang belum bisa aku kuasai,

kamu urkkhh… bahkan aku bisa katakan “tidak ada yang kurang dari kamu”

semestinya yang merasa malu adalah aku

tapi karena aku sadar aku banyak kekurangan, jadi aku memilih menghiraukan “malu”

ayolah…

kamu salah satu orang yang memotivasiku banyak hal,

kamu salah satu orang yang memberiku semangat,

kamu juga yang mengingatkanku banyak hal, saat tak sengaja diri ini mulai menyerah,

kamu itu salah satu panutanku..

dan bayangkan!

bagaimana bisa seorang murid didiamkan begitu saja oleh gurunya?

mengertilah!

aku juga ingin banyak tanya padamu, seperti yang lain

aku juga ingin kamu menjelaskan padaku banyak hal yang kamu tahu, seperti kamu dengan mereka

aku ingin dapatkan berbagai saranmu lagi..

aku mohon jangan diam…

kalau memang aku punya salah,

marahi saja aku!

bentak aku!

karena itu lebih melegakan..

setidaknya aku bisa memperbaiki diri dan tidak mengulang kesalahan yang sama

aku mohon… bantulah aku keluar dari belenggu rasa bersalah ini