Hatiku memang sedang terluka saat ini,hatiku hancur berkeping-keping saat kamu dengan tenang pergi meninggalkanku setelah kamu berjanji untuk bersamaku apapun keandaan yang menimpaku. Rasa sakit ini semakin terasa saat ingatanku membawaku pada kisah kita yang pernah kita lewati bersama. Kebahagian yang pernah kita ciptakan dalam kisah kita, rasa duka yang hadir dalam hubungan kita, dan semua kenangan indah yang pernah kita buat bersama, semakin menyiksa rasa sakit yang aku alami saat ini.

Rasa sakit ini takkan pernah terobati. Tak peduli siapa yang datang kepadaku dengan cinta dan rasa sayang yang mereka tawarkan padaku, tapi sungguh hatiku tak pernah sedikitpun terketuk untuk bisa menerima kehadiran mereka dengan cinta kedalam hidupku. Sehingga rasa sakit ini terus terasa dalam keseharianku.

Tapi, sungguh aku ucapakan terima kasih telah mengajarkan aku bagaimana rasa sakit ditinggal oleh orang yang sangat dicintainya. Terima kasih, kamu telah menyakiti hatiku ini sehingga aku lebih memiliki semangat dan tekatd yang kuat untuk terus berbenah diri dan meminta kepada sang Ilahi agar aku layak untukmu. Tak peduli, kamu bilang aku egois ataupun ungkapan buruk lainnya.

Denganmu atau tanpamu, aku akan berjuang dengan segenap apa yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan hatimu kembali agar kamu bisa menjadi milikku nanti. Dan kepada Tuhanlah aku hanya bisa meminta agar kamu bisa kembali dalam pelukanmu. Sesakit apapun hatiku ini kamu lukai, tapi cinta yang aku miliki padamu sungguh jauh lebih besar dari rasa sakit yang aku rasakan. Karena hanya kamulah yang bisa menjadi obat bagi hatiku yang kamu lukai.