Untuk kamu wanita penggantiku.

Jagalah pria yang dulu selalu menopangku saat aku butuh, saat aku merasa sendiri.

Perhatikan dia seperti apa yang sudah aku lakukan padanya selama 1825 hari.

Untuk kamu wanita penggantiku.

Jadilah sahabat maupun kekasih yang sanggup menemaninya berjuang, seperti aku dulu.

Advertisement

Mampulah menjadi wanita mandiri seperti aku saat dia sibuk dengan dunianya.

Untuk kamu wanita penggantiku.

Ketahuilah apa saja makanan yang disukai olehnya, seperti aku yang mampu menghafal apa yang disukainya.

Jadilah wanita yang selalu ada disaat dia butuh, seperti aku.

Bahkan harus rela mengorbankan kepentinganmu sendiri untuk dia.

Untuk kamu wanita penggantiku.

Jadilah tempat kedua dimana dia kembali setelah keluarganya, seperti aku dulu.

Jadikan dia mencintaimu sepenuh hatinya, bukan seperti aku dulu.

Untuk kamu wanita penggantiku, maafkan aku !

Ketahuilah sampai saat ini aku masih menyimpan harap untuk priamu, maafkan aku.

Aku pernah berharap memiliki dia lagi seperti dulu.

Untuk kamu wanita penggantiku, maafkan aku !

Aku setengah hati melepaskannya untukmu, karena ini memang bukan keinginan aku dengan dia.

Untuk kamu wanita penggantiku,,,

Bukankah kita sama – sama wanita yang punya hati, mungkin kamu tidak mengerti tentang aku.

Tapi aku selalu mengerti siapa kamu, karena priamu selalu menceritakan setiap hal tentangmu kepadaku.

Dan kamu tahu?

Sesakit apa rasanya ketika dia mulai mampu merespon segala hal atas dirimu?

Ya ! Aku sebegitu cemburu terhadapmu. Tapi memang kamulah wanita pilihan orang tuanya. Bukan Aku

Jikalau kamu tahu seberapa besar rasa cintaku untuk priamu, kamupun akan tahu seberapa besar aku mampu berjuang untuknya.

Sabarlah seperti aku saat priamu tak memahamimu, saat priamu memilih pergi bersama temannya dan bukan denganmu.

Bahagiakan dia seperti aku, jadikan dia partner travelling terbaikmu seperti aku.

Jagalah dia, jangan sakiti dia.

Karena akupun sedikitpun tak pernah menyakiti dia.

"Melepaskan memang bukanlah hal termudah, tapi mengikhlaskan sama susahnya.

Takdir kamu dan aku mungkin cukup sampai disini, tapi setidaknya mimpi itu pernah kita rajut bersama dulu.

Membiarkan kenangan ini berlalu"

Untuk kamu wanita penggantiku,,,

Bahagiakan dia selalu, jangan pernah kamu memberinya luka walaupun itu sangatlah kecil.

Tetaplah di sisinya saat dia terjaga pagi hari nanti.

Karena kamu yang akan menawarkan bahagia dikemudian hari untukknya, Bukan lagi aku.

Lelakimu itu memang sangatlah manja, bahkan lebih manja darimu.

Untuk kamu wanita penggantiku.

Seandainya suatu saat lelakimu menyesal dengan kamu pilihan orang tuanya, berikanlah pelukan terbaikmu agar dia merasa nyaman disampingmu.

Seandainya suatu saat nanti lelakimu itu datang kepadaku dan menyesal dengan pilihan hidupnya, aku tidak akan pernah merebut tempatmu disisinya walaupun aku sangatlah ingin.

Seandainya suatu saat lelakimu datang di waktu yang kurang tepat, aku tidak akan membuatnya jatuh cinta untuk kedua kali walaupun aku selalu ingin mencintainya lagi dan lagi.

Seandainya suatu saat lelakimu tidak bahagia denganmu, aku tidak akan berbalik arah untuk memeluknya lagi.

Untuk kamu wanita penggantiku.

Bersabarlah, karena cinta akan selalu datang setiap hari.

Aku pernah menitipkan mimpi dan harapan itu kepada lelakimu, tapi pilihan orang tuanya lah yang akan selalu jadi yang utama.

Aku pernah berharap dia yang setiap hari ada disampingku memelukku dengan sapa hangat dipagi hari.

Tapi hidup ini pilihan, dan kamu adalah pilihan yang terbaik menurut orang tuanya.