Mencintaimu membuatku hampir gila, dan bertahan untuk selalu ada untukmu juga membuatku hampir kehabisan daya.

Menunggu kabarmu adalah hal paling tidak masuk akal bagiku, tapi tetap saja aku lakukan.

Cinta matikah ini? Atau hanya kegilaan yang aku lakukan?

Jika kamu tanya, bagaimana aku bertahan sampai sejauh ini?

Akan kutanyakan balik padamu, sanggupkah jika kamu jadi aku?

Advertisement

Aku setidaknya yang lebih tangguh darimu …

Aku yang hampir setiap saat menunggu pesan tentangmu

Aku yang selalu menyebut namamu dalam tiap bait doaku

Aku yang masih saja selalu punya harapan untuk bisa ada lagi disisimu

Aku rasa kamu tidak pernah bisa jadi aku …

Karena apa?

Karena cinta yang aku punya lebih besar darimu

Karena aku punya mimpi dan harapan lebih tinggi tentang kita

Karena aku tidak pernah main-main mencintaimu

Karena aku, aku mencintaimu dengan hatiku, bukan sebatas lidahku