Tak pernah aku menyangka cerita ini begitu singkat

Cerita yang dulu kita harapkan akan memiliki alur panjang, kini sudah kau hentikan

Cerita yang dulu kita harapkan akan indah, kini hanya menjadi kenangan belaka

Kau dan aku kini sudah tak terpisah, baik dalam ikatan maupun dalam perasaan

Tak pernah aku bayangkan ternyata kau begitu menggunakan logika

Advertisement

Hanya sebatas itu kah perasaanmu?

Apakah kau memang benar-benar sudah tak menginginkan aku di hidupmu?

Awal yang begitu indah kau rangkai sedemikian rupa lalu kau putuskan

Awal yang begitu mengagumkan hingga membuat aku tertipu akan perkataan

Kata demi kata kau rangkai begitu manis hingga membuat hatiku tak kuasa menepis

Janji demi janji yang kau utarakan hingga membuat diriku terlalu optimis

Tapi tak apa, kau tenang saja dan tak usah mengkhawatirkan

Darimu aku belajar bagaimana menciptakan kesabaran tiada batas

Darimu aku mencoba berdiri tegar setelah kau abaikan dan kau acuhkan

Sekarang aku hanya sendiri tanpa dirimu lagi

Ya mungkin dulu, aku yang selalu kau anggap manja dan menyebalkan

Kini aku bisa berdiri sendiri dengan begitu mengagumkan

Kini aku sudah bisa tanpamu, tanpa bergantung padamu

Terima kasih ku ucapkan untukmu yang dulu pernah menjadi priaku

Tak akan sedikitpun aku akan membenci dirimu

Meskipun kau sudah menggores bahkan kau hancurkan hatiku

Karna aku tau, Sang Maha Kuasa telah mempersiapkan diriku untuk bertemu dengan yang terbaik untukku, dan itu memang bukan kamu.

Sekali lagi, terima kasih karena kau telah berperan membentuk pribadiku menjadi semakin baik lagi.

Mulai saat ini, kita jalani saja kehidupan ini masing-masing, kau dengan kesibukanmu dan aku dengan rutinitasku

Untukmu yang dulu pernah menjadi priaku, semoga kau semakin baik dan tak lagi menyakiti hati !