Hay Di.. aku gak pernah tau apa yang akan terjadi ke depannya, tapi yang perlu kamu tau dari awal aku mengenalmu aku selalu jatuh cinta karenamu, bahkan hari-hari setelah itu aku selalu jatuh cinta. kamu tau?? setiap waktu, aku ingin menemani langkahmu, ya mungkin untuk mengelap setetes keringatmu karena lelahnya bekerja, itu untuk ibarat saat ini. Dulu aku gak pernah sangka bisa merasakan hangatnya pelukanmu seperti hangatnya pelukan ayahku sendiri.

Awal pertemuan yang selalu aku ingat, dimana aku menjadi over percaya diri karena semua teman mengejekku, pecaya diri seakan kamu juga menyukaiku. rasanya seperti punya sayap yang ku pakai terbang amat tinggi dan tak akan pernah jatuh ke dasar. Cukup membuatku tertawa saat mengingatnya.

Waktu benar-benar terus berjalan, masa dimana kita menjadi bahan ejekan, hilang karena dinginya angin, aku pun tak pernah tau lagi tentangmu, sampai akhirnya aku mengenal lelaki selain dirimu. Ini bukan tidak sengaja, tapi memang sengaja karena aku menjalaninya, Mungkin aku juga berdosa, saat bersamanya aku masih diam-diam mengamatimu, mencari kabarmu dan seluk-beluk kahidupanmu. Menyakitkan ketika tau ada wanita yang jauh lebih baik dariku didekapanmu. Yahhh semua ku jalani dengan tenang.

Aku pernah menyayangi lelaki lain itu, dan cukup lama menurut teman-temanku. Banyak hal yang membuat seakan aku melupakan tentangmu, tapi sebenarnya Tuhan baik sama aku, Dia selalu menuntunku, mengantar langkahku menuju langkahmu, mengetahui sedikit banyak kesedihan dan kebahagiaan hidupmu.

Berbicara waktu lagi, saat itu, mungkin hari yang menyedihkan untuknya, karena aku tak bisa lagi bersamanya. Terimakasih atas segalanya, terutama perhatian yang dia punya, aku tak bisa membalasnya. Oke 3 tahun mataku selalu melihatmu di dalam ruangan yang sama dan di menit yang sama pula, semua ada cerita dan kronologinya, ingatanku tak sanggup menguraikan secara lengkap. Aku dan kamu berpisah karena keharusan, keharusan untuk menuntut ilmu lebih tinggi lagi. Menyedihkan bagiku, karena masa itu yang paling indah menurutku.

Advertisement

Sekarang, Aku bersamamu sayang, menemani setiap keinginanmu, bukan cuma sampai detik ini aku ingin bersamamu, tapi sampai jauh dari sekarang aku masih ingin terus merasakan hangatnya pelukanmu. Tenang saja aku gak akan menuntut waktumu untuk selalu bisa berdampingan. Aku berusaha keras mendukungmu agar semua yang kamu inginkan terpenuhi.

Mendoakanku tak pernah lepas, memperhatikanmu selalu jadi hal penting sampai aku jadikan pekerjaan penting, karena senyum sehat darimu begitu menjadi anugrah terindah yang ku dapatkan, Aku pun berusaha keras menjadi wanita yang baik untukmu, baik dalam semua hal, bukan hanya dalam rupa dan kekayaan. Aku dan kamu masih punya kehidupan masing-masing yang amat jauh lebih berharga. Semoga kebahagian selalu untukmu dan untukku.

Dari apa yang pernah aku dengar.

"Hay sayang, kalau kangen nanti kita ketemu ya, kalau jodah gak akan lari jauh kok"