Jatuh cinta terkadang tak tepat waktunya. Apakah cinta membiarkan kita memilih kepada siapa kita jatuh cinta, dan kapan kita jatuh cinta? Tidak. Ia bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Bisa jadi kita jatuh cinta pada orang yang tak terduga, di saat yang tak tepat pula.

Hai, kamu yang tengah jatuh cinta tapi justru sibuk memendam rasa, mencoba melupakan setiap getaran yang ada, apakah kau masih sanggup untuk memendamnya lebih lama?
Mungkin banyak alasan yang membuatmu sibuk melupakan perasaanmu sendiri, membuatnya tak terlihat oleh orang lain. Akan tetapi, apakah kau tak ingin membuat perasaanmu sedikit lega? Apakah kau tak ingin mengungkapkan perasaanmu padanya? Mungkin dengan berkata jujur, perasaanmu tak akan sesesak sebelumnya. Setidaknya ia berhak tahu bagaimana perasaanmu. Entah ia mempunyai rasa yang sama atau tidak, itu urusan nanti. Bagaimana jika ia punya rasa yang sama? Bukankah kau akan menyesal karena tak pernah mengungkapkannya? Pun jika ia tak mempunyai rasa yang sama, kau tetap hebat di matanya karena telah berani berkata yang sebenarnya dan kau hanya perlu berdiri di sampingnya sebagai teman, kemudian meminta bantuan waktu untuk mengobati lukamu. Mungkin kau akan jauh menyesali keputusanmu yang tak pernah mengungkapkan dibanding mengungkapkannya. Pikirkanlah lagi.

Ah, sayangnya, tak semua orang mempunyai pikiran yang sama. Sudahlah. Aku tak bisa menyarankan apa-apa. Semua keputusan ada di tanganmu.