2 minggu bukan waktu yang yang lama untuk menyemaikan sebuah cinta tapi kau berbeda, aku dibuat mati rasa….

Kau hadir dikala aku sendiri dalam kesepian dan kesendirian tanpa kasih sayang cinta dari seseorang yang sangat berharga (pacar), entah mengapa begitu sulitnya aku jatuh cinta setelah melihatmu aku dibuat ternganga, aku tak tau apakah kau spesial menurut banyak perempuan diluar sana tapi bagiku kau sungguh mempesona….

Waktu berlalu begitu cepat, kau datang dengan sejuta rayuan dan harapan, akupun hilang kesadaran… Yang ada hanyalah aku mencintaimu dalam pikiran, terlalu tergesa-gesa mungkin dan aku sadar ternyata itu malah malapetaka untuk hati dan peraaanku….

Jujur aku tertipu dengan segala tingkah lakumu yang kuyakini dapat membawaku lari dari keterpurukan klasik yang hingga saat ini masih terus saja meenghantui, tapi aku salah ternyata kau hanya hadir untukku dengan segudang janji dan harapan semumu selama 2 minggu…..

Tuhan, Aku Galau

Advertisement

Semenjak kau pergi ada hati yang meraung-raung tersakiti, dengan pikiran yang tak tentu dan terselip seratus pertanyaan dalam hati, secepat itukah cintamu padaku?? Sedalam itukah rasamu kepadaku yang hanya 2 minggu??

Kemudian tak ada jawabmu, karena sebelum aku bertanya kau telah melenggang begitu saja tanpa melihat wajahku, tanpa melihat senyumku dan tanpa melihat rasa dan kesepianku…….

Mungkin ini fase yang harus aku jalani dan aku nikmati serta mungkin ini adalah nasib yang tak dapat aku pungkiri, tapi aku bersyukur, aku kini masih dapat berdiri walau tanpamu dan tanpa rasa cintamu lagi…..

Aku tergesa-gesa??? Jawabannya, Ya……

Jeleknya aku, memang selalu tergesa-gesa mengenai masalah cinta, padahal cinta itu kan butuh waktu, butuh teori, butuh realita dan butuh logika dan pastinya butuh rasa…..

Kalau mau langgeng? Carilah cinta yang sebenarnya jangan hanya melihat fisik, jangan hanya melihat apa-apa yang lebih dari kita yang membuat mereka tertarik, ini masalah hati yang berkepanjangan bukan hanya perasaan yang hidup dalam 2 jam….. "Itu kata teman-temanku"…. Hmmmm… Ternyata seperti itu yah? Aku baru tersadar sekarang setelah aku jantungan (sakit hati), mungkin dia hanya melihatku sebatas aku yang dia suka bukan karena yakin dengan apa yang dia cinta….

Dia memang sempurna tapi dia tak bisa membuatku bahagia sebahagia aku pada saatnya…

Aku waktu itu sangat bahagia, wajahku selalu ceria yaaa… walau hanya 2 minggu saja hmmmm Cintaaa..Hhhh

Terimakasih sudah mengisi hatiku walau kau hadir hanya dalam 2 minggu, tapi kau telah membuatku dewasa karena aku dapat semengerti ini tentang masalah cinta…..

Walau aku sakit kau tetap pengisi kekosongan dalam hati, dan walau kini aku terluka tetaplah kau yang pernah bisa memberiku bahagia walau hanya separuh bulan saja, terimakasih ku ucapkan padamu yang untukku 2 minggu…. Semoga kekhalalan ini membahagiakan kita dan menjadi awal yang baru kita berdua (ikhlas)….

Aku tak akan pernah menyesal dan tak ada niat tuk menghakimimu, biarlah cerita ini sebagai pemacu semangat kerjaku, sebagai pelipur yakin akan keseriusanku nantinya diwaktu yang telah Tuhan takdirkan kepada ku…..

Bahagialah selalu yah cerita 2 mingguku, jangan lagi kau beri harapan palsu pada kekasih pilihan hatimu nanti, karena ada aku dan Tuhan yang tak akan mengizinkan hal itu terjadi pada kehidupanmu, kau tau? Itu awal dari keterpurukan hatimu……. Selamat tinggal masa laluku…..