Aku mencoba beranikan diri untuk bertemu dengan mu lagi, tanpa km sadari seperti apa perasaan ku ketika bertatap muka dengan mu setelah sebulan yang lalu aku mencoba untuk tidak menghubungi mu dan menjauh dari kehidupan mu.

Dengan lantangnya km berbicara empat mata dengan ku, mendengar km berbicara dengan ku, hati ku ingin menangis mengetahui seseorang yang aku sayangi sudah tidak menginginkan aku kembali di kehidupan mu lagi, mencoba untuk tidak menetaskan air mata didepan mu, aku memaksakan untuk tersenyum dengan mu tanpa adanya masalah di hati.

Ternyata km bertemu dengan ku itu adalah yang terakhir kalinya setelah aku mendapat kabar km sudah memiliki kekasih lagi, yang tanpa aku sangka – sangka dan tanpa aku berpikir lagi, aku meneteskan air mata ini lagi untuk mu.

sakit mendengar itu semua, perasaan ku rasanya seperti balon yang tiba – tiba ditusuk jarum begitu saja. Begitu gampang km melupakan ku karena ketidak sempurnaan ku lalu km menggantikan ku dengan wanita yang lebih sempurna di mata mu.

Ya aku sadari, aku banyak kekurangan , aku juga tidak sebanding dengan pekerjaan mu , aku juga dari kalangan orang biasa yang masih bejuang untuk membahagiakan keluarga ku dan masih ingin mencari pekerjaan lagi.

Advertisement

Mungkin km tidak ingin bersama ku dalam keadaan susah atau pun senang, dan km pun juga tidak pernah melihat niat baik mu.

Jika aku bertemu dengan mu di kampus, aku tidak akan menegormu dikampus, sama seperti awal aku kenal mu yang tidak pernah saling kenal lagi.

Aku tidak terburu-buru untuk mencari pengganti mu, aku hanya ingin memantaskan diri ku untuk bertemu dengan jodoh ku yang bisa menerima ku apa adanya.

Aku berterima kasih kepada tuhan, karna aku tau siapa seseorang yang dulu ku cintai, meskipun km memberi ku luka yang terlalu dalam untuk ku.

Ku mencoba untuk bangkit lagi menata hidup ku . karena ku percaya tuhan maha adil dalam setiap permasalahan dan ujian yang aku terima ini.

terima kasih