Apapun gaya make-up yang kamu aplikasikan pada wajah, tentunya lipstick menjadi benda terpenting yang tidak pernah kamu lupakan saat berdandan. Lipstick memang sudah menjadi salah satu alat make-up yang sangat berpengaruh dalam menunjang penampilan, salah satunya memberi efek cerah pada wajah terutama pada bagian bibir.

Selama ini mungkin hanya mengenal lipstick sebagai pewarna bibir dan hanya terdiri dari satu jenis saja. Namun ternyata lipstick terdiri dari banyak jenis lho, dan masing-masing jenis lipstick memiliki fungsi yang berbeda pula. Dalam penggunaannya, lipstick tentu harus disesuaikan dengan bentuk dan kondisi bibir, serta dengan kondisi lingkungan tempat kamu berada. Nah kira-kira apa saja yah jenis lipstick dan lipstick seperti apa sih yang cocok untuk bibir kamu? Penasaran? Cari tahu di bawah ini yuk!

1. Lip Liner

Jika kamu memiliki bentuk bibir yang kurang sempurna, seperti bibir terlalu kecil, terlalu tebal dan lebar, atau tidak simetris, lip pencil dapat menjadi solusi yang tepat. Lip liner atau yang juga dikenal dengan sebutan lip pencil ini bisa membuat bentuk bibir kamu jadi lebih proporsional, karena fungsinya sebagai pembingkai bibir. Namun penggunaan lip liner ini harus dikombinasikan dengan jenis lipstick lain karena fungsinya hanya untuk membentuk bagian pinggir saja, bukan untuk diaplikasikan pada bagian dalam bibir.

Penggunaan lip liner ini harus disesuaikan dengan bentuk bibir. Jika kamu memiliki bentuk bibir yang tebal dan lebar, aplikasikanlah lip liner pada bagian dalam garis bibir untuk memberi kesan lebih mungil pada bibirmu. Sedangkan bagi yang memiliki bentuk bibir tipis dan kecil, kamu dapat menggambar lip liner pada bagian luar garis bibir untuk memberi efek lebih penuh pada bibir mungilmu.

Advertisement

2. Creamy Lipstick

Lipstick berbentuk krim ini akan menghasilkan polesan yang sedikit mengkilap, namun tetap terasa lembut di bibir. Karena efeknya mengkilap dan warna kuat yang ditimbulkan, saat kamu menggunakan Creamy Lipstick maka warna bibir kamu akan lebih keluar. Penggunaan creamy lipstick ini sangat cocok dipadukan dengan penggunaan lip pencil atau lip liner agar memudahkan kamu untuk membuat batasan bagian penggunaannya.

Selain menggunakan lip liner, disarankan juga untuk mengaplikasikannya menggunakan kuas agar polesannya terlihat lebih rapi dan merata, serta tidak keluar dari garis bibir. Creamy Lipstick juga memiliki kandungan lilinnya yang tinggi sehingga dapat pula berfungsi sebagai pelindung bibir dari sinar matahari secara langsung. Namun tingginya kandyngan lilin tersebut sekaligus juga dapat menimbulkan efek negatif bagi bibir, yaitu menyebabkan bibir terasa kering. Nah bagi kamu yang memiliki bentuk bibir yang tipis dan kecil, Creamy Lipstick merupakan pilihan yang tepat untuk memberikan efek penuh pada bibir kamu.

3. Sheer Lipstick

Sheer atau Gloss Lipstick ini memiliki warna yang tipis dan hampir transparan, serta menimbulkan efek glossy atau mengkilap pada bibir. Efek warnanya yang ringan, tidak mencolok dan kualitas membuat polesan bibir jenis ini sangat cocok untuk digunakan sehari-hari. Selain itu, Sheer Lipstick juga memiliki kandungan minyak dan pelembab yang tinggi, sehingga dapat menjaga kelembaban bibir serta menghindarkan bibir dari kering dan pecah-pecah. Sheer Lipstick ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki bibir mungil karena akan menambah kesan penuh dan seksi pada bibir mungilmu.

Lipstick jenis ini sangat cocok bagi kamu suka dengan make up natural karena warna yang dihasilkan pun sangat ringan. Untuk mendapatkan warna yang cerah namun tetap memberi efek lembab dan berkilau, penggunaan lipstick ini bisa kamu kombinasikan dengan lipstick jenis lain seperti Matte Lipstick. Sayangnya, lipstick jenis ini akan terasa lengket, mudah menempel di benda yang tersentuh bibir, dan cepat hilang sehingga kamu harus sering memolesnya ulang.

4. Matte Lipstick

Nah bagi kamu yang menginginkan hasil akhir polesan lipstick yang bebas kilau dan membuat bibir terlihat lebih padat, Matte Lipstick dapat menjadi pilihan yang tepat. Hal ini karena lipstick jenis ini bersifat menyerap cahaya dan memiliki kandungan minyak yang sangat sedikit sehingga akan memberikan efek polesan yang matte dan tidak mengkilap. Matte lipstick cocok digunakan oleh kamu yang memiliki bentuk bibir lebar dan tebal, karena lipstick ini akan menyamarkan bentuk bibir kamu tersebut.

Kelebihan lain dari Matte Lipstick adalah tidak lengket, tidak mudah menempel pada benda yang tersentuh oleh bibir dan lebih tahan lama, sehingga kamu tidak perlu sering mengoreksi warna dan memolesnya berulang-ulang. Namun karena sifatnya yang mengeringkan bibir, penggunaan Matte Lipstick dapat membuat bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu, sebelum penggunaannya disarankan untuk menggunakan lip balm atau pelembab bibir terlebih dahulu agar kelembaban bibir tetap terjaga.

5. Satin Lipstick

Bisa dikatakan, Satin Lipstick ini merupakan kombinasi antara Matte Lipstick dan Sheer Lipstick. Hal ini karena Satin Lipstick memiliki bentuk yang hampir sama dengan Matte Lipstick, namun memiliki kandungan pelembab yang lebih tinggi dan memberikan efek kilap seperti Sheer Lipstick. Warna bibir akan lebih kuat namun tanpa efek glossy yang berlebihan sehingga hasil akhir dari penggunaan lipstick ini akan terlihat lembut dan berkilau layaknya kain satin.

Selain itu, kelebihan lain dari Satin Lipstick adalah sifatnya yang tidak lengket dan tidak mudah hilang sehingga kamu tidak pelu mengaplikasikannya secara berulang-ulang. Jenis lipstick yang satu ini kurang cocok bagi kamu yang memiliki bentuk bibir tebal dan lebar, karena penggunaan lipstick ini akan memberikan efek semakin penuh pada bibir kamu.

6. Shine Lipstick

Lipstick jenis ini memiliki tekstur hampir mirip seperti Cream Lipstick dan memberikan efek kilau yang memantulkan cahaya sehingga akan membuat bibir terlihat lebih penuh. Efek penuh yang dimunculkannya, membuat lipstick jenis ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki bibir mungil. Sedangkan bagi Toppers yang memiliki bentuk bibir tebal, dapat menyamarkan bentuk bibir dengan mengaplikasikan lip liner pada garis bibir bagian dalam.

Karena sifatnya yang lembut dan melembabkan bibir, lipstick jenis ini dapat menghidrasi bibir, sehingga kamu tidak perlu repot lagi untuk mengaplikasikan pelembab bibir sebelum menggunakannya. Namun lipstick jenis ini memiliki kekurangan, diantaranya cepat hilang, lengket dan mudah menempel pada benda yang tersentuh oleh bibir. Selain itu, penggunaan Shine Lipstick pada bibir yang pecah-pecah karena semua celah dan pecah-pecah pada kulit bibir akan terlihat semakin jelas. Oleh karena itu, sebelum menggunakan lipstick ini, sebaiknya rawat dulu bibir pecah-pecah-pecah dengan menggunakan scrub atau masker bibir yang dapat menghilangkan sel kulit mati penyebab bibir kering.

7. Frosty Lipstick

Lipstick jenis ini juga dikenal dengan nama pearlescent, yang memberi efek mengkilap seperti mutiara dan metalik pada bibir setelah menggunakannya. Walaupun menimbulkan efek mengkilap, kandungan pelembab pada lipstick ini sangat sedikit, sehingga kamu harus mengoleskan pelembab bibir terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Selain itu, kamu juga harus pintar dalam memilihnya, karena jika salah dalam memilih, maka penggunaan lipstick jenis ini akan terlihat tidak sesuai dengan warna kulit kamu. Saat ini Frosty Lipstick memang sudah dianggap sebagai jenis lipstick yang ketinggalan zaman, tapi terjadi lipstick ini sangat populer di tahun 80-an lho

Sekarang sudah tahu kan jenis lipstick seperti apa yang sesuai untuk bibir kamu? Jangan sampai penampilan kamu jadi kurang maksimal karena salah dalam memilih lipstick ya.