Di umur yang menginjak masa remaja wajar banget kalau kita mulai kepikiran tentang kesuksesan, dan bagaimana caranya. Jadilah kita mencari – cari jawaban tersebut dan kali ini saya pengen berbagi sedikit ilmu saya langsung aja yah… Kita mulai

Bismillah….

Siapakah orang di dunia ini yang tidak ingin sukses? Adakah orang yang tidak ingin sukses?
Rasanya hampir mustahil betapa tidak semua orang ingin untuk sukses tetapi faktanya sangat sedikit orang – orang yang sanggup mencapai sukses dalam hidupnya.

Bukannya sukses itu relatif ya, Rud? Ah yang benar saja. Terlepas dari sukses itu relatif tapi dapat dipastikan sangat sedikit orang yang mampu mencapai apa yang mereka impikan (sukses).

Jadi apa rahasianya?
Ternyata rahasianya hanya memantaskan diri..

Advertisement

Semudah itukah? Jangan asal bicara memantaskan diri bukan hal yang mudah. Mungkin mudah diucapkan tapi jelas sangat susah dilakukan. Memantaskan diri jarang orang yang sanggup melakukan hal tersebut.

Kenapa harus memantaskan diri? Ibarat sebuah gelas akan tidak pantas bila sebuah gelas diisi dengan air satu gayung, dan juga gayung pun gak akan pantas bila diisi dengan 1 ember pasti tumpah2. Begitupun dengan ember gak akan pantas diisi dengan air satu bak mandi. Begitu seterusnya, gak akan pas karena mereka tidak pantas itu bukan "kapasitas" mereka.

Kapasitas itulah yang disebut kepantasan, oleh karena itu memantaskan diri adalah wajib hukumnya bagi siapapun yang mengidamkan kesuksesan, gimana? Bagaimana dengan kapasitas diri kita apakah pantas dan layak kita menjadi sukses? Tentu hal ini hanya kita yang bisa menjawabnya.

Setelah kita paham keharusan memantaskan diri maka muncul pertanyaan bagaimana caranya memantaskan diri? Jawabannya kita hanya harus pantaskan diri di 2 aspek, yaitu :

1. Aspek dunia

Yup, aspek dunia di sini berarti kita harus belajar memantaskan diri kita menyesuaikan kapasitas diri kita sesuai dengan apa yang kita target dan cita-citakan tentunya dalam aspek duniawi

Dengan contoh : Bila kita mau menjadi pemain bola yang hebat maka wajib hukumnya kita melatih fisik kita, tendangan kita, body balance kita atau bila kita ingin menjadi seorang penulis hebat maka wajib hukumnya membiaskan diri menulis setiap hari agar menjadi habbit di dalam diri kita dan memaksimalkan kemampuan menulis kita. Bila kita ingin mejadi seorang pebisnis handal maka wajib bagi kita mempelajari dunia pemasaran dan juga manajemen karyawan dst.

2. Aspek akhirat

Di aspek akhirat ini berhubungan dengan kedekatan kita dengan Allah SWT , Allah lah Tuhan kita ya masa pengen sukses tapi gak dekat sama Allah?

Tuhan Semesta Alam yang menentukan setiap kejadian, ah lucu sekali… Maka dekatilah Allah dekatilah dan mohonlah ridho-Nya pelajarilah risalah Rasulullah contohlah akhlaknya agar mudah bagi kita untuk dekat dengan-Nya beribadahlah hanya kepada-Nya.

Maka setelah anda mengaplikasikan hal -hal di atas memantaskan diri di 2 aspek tersebut, saya berani menjamin anda pasti akan sukses, akan percuma saya menuliskan artikel ini dan akan percuma anda membacanya dengan seksama bila anda tidak juga meng aplikasikannya dalam hidup anda.

Praktekkan ilmu yang sudah anda dapat dan melesatlah anda, sukseslah. Ikuti jejak – jejak orang sukses terdahulu 🙂