Siapa sih yang nggak mau hidupnya bahagia di dunia ini?

Tapi, ternyata kebahagiaan seseorang itu bukan ditentukan dari segi finansial saja atau penampilan fiisk saja, lho. Masih ada banyak hal yang membuat hidupmu jauh lebih bahagia, tenteram dan jauh dari kebosanan apalagi keputusasaan. Triknya pun cukup sepele, tapi nggak banyak dari kamu yang bisa melakukannya. Apa saja ya kira-kira?

1. Tiada yang lebih baik di banding tingginya rasa syukur kepada Sang Pencipta. Sadar 'kan kalau hidupmu ini bukan apa-apa tanpa-Nya?

Banyak penasehat-penasehat, motivator, tukang becak, kuli bangunan yang selalu menafsirkan,


 “Kesyukuran adalah kunci kita agar bisa meraih kebahagiaan sejati dalam hidup ini.”


Advertisement

Tapi kalo kita benar-benar menghayatinya, ternyata ini benar loh. Sebanyak apapun harta yang kita punya, akan tetapi hati kita nggak pernah merasa cukup. Hidup ini pasti nggak akan bahagia. Bener nggak?

Hati yang selalu diracuni ketidakpuasan atau selalu merasa tidak cukup pada akhirnya akan diperbudak oleh dunia loh, temen-temen. Ibarat orang ini punya sepeda, melihat orang punya motor, dia pengen, dan sampai akhirnya dia beli motor. Udah punya motor, ngelihat orang pakai mobil, hatinya panas lagi! sampai akhirnya dia beli mobil. Udah punya mobil, lihat Incess di infotainment punya helikopter pribadi, panaaas..! akhirnya usaha mati-matian untuk beli helikopter juga. Nanti lihat alien naik pesawat UFOnya di luar angkasa, panas juga kali yeh! Panas! Akhirnya pengen beli juga. Belinya di mana tuh kalo pesawat UFO yah? Aku coba mesen di online shop, kata mas-masnya “Nggak ada”.

Terus aja hidupannya seperti itu sampai kiamat. Nggak akan beres-beres, broh! Hidupnya akan selalu risih karena diperbudak oleh harta dunia. Tapi, coba kalau kita bisa menanggapi apa yang kita punya selama ini, dengan "Kesyukuran". Semua pasti akan terasa indah bukan? Sesusah apapun keadaan seseorang, tapi karena dia pandai bersyukur, hatinya akan merasa kaya, hatinya akan merasa tenang. Dan dari sinilah dia akan merasakan kebahagiaan yang sangat luar biasa.

Guru pesantrenku pernah bilang, 


“Ketika kita bisa pandai bersyukur, Dunia seakan ada dalam genggaman kita.” 


Bahkan janjinya Allah juga sudah jelas bukan, 


“Barang siapa yang syukur kepadaku, maka akan aku tambah!"


So, pandai-pandailah mencari jalan untuk bersyukur, okeh! Apapun yang kita miliki saat ini, atau apapun hasil yang kita sudah raih saat ini, maka syukurilah dulu. Karena dengan kesyukuran itulah Allah akan mengindahkan masa depan kita kelak.

2. Buang jauh-jauh rasa iri, karena ini hanya akan membelenggumu sampai akhir nanti!

Panas atau iri terhadap apa yang orang lain punya, inilah penyakit yang akan menimbulkan kegalauan tingkat kronis broh.


Rumput tetangga itu akan selalu terlihat lebih hijau, ya nggak? Akan tetapi, barang kali aja rumput tetangga itu rumput palsu kan? Bukan rumpul alami.


Maksudnya apa? memang ketika kita melihat orang lain punya ini, punya itu, kelihatannya enak. Tapi yang jadi masalahnya adalah, semua itu nggak bisa didapatkan dengan enak-enakan juga.


Allah itu adil loh, “Besarnya nikmat yang seseorang itu punya, maka semakin besar pulalah resiko yang dia tanggung.”


Kita terkadang melihat keadaan orang lain tuh suka dari luarnya doang. Padahal mungkin, dia bisa sesukses seperti itu juga butuh perjuangan yang luar biasa. Atau, bisa aja dia mempunyai harta sebanyak itu, justru tanggung jawab atau beban hidupnya lebih besar dibandingkan kebanyakan orang pada umumnya. Toh kalau seandainya kita menjadi seperti dia, mungkin nggak akan kuat.

Ibarat seorang karyawan biasa, otomatis dong yaa gajinya juga standar. Akan tetapi yaa kerjaanya juga mungkin nggak terlalu berat. Tapi kalau kita pandang seorang manager, wih gajinya gede broh. Tapi liat tanggung jawab dia. Berat loh jadi manager itu, sekali aja berbuat salah dalam keputusannya, mungkin berdampak besar pada perusahaanya, malah mungkin yang lebih parah bisa BANGKRUT Perusahaannya.

Nah, berarti sekarang kita sama-sama tau yah, jadi orang itu jangan suka irian. Yang ada susah mulu nanti hidup kalian, bawaannya panas aja ngelihat orang bahagia, bawaannya galau aja! Karena nggak bisa seperti orang-orang. Alangkah baiknya, ketika kita melihat orang lain bahagia, kita juga turut bahagia. Dan kita tinggal berdoa, 


“Semoga saja kita nanti yang berikutnya,” simpel kan!


3. Menunduklah kepada Tuhamu, karena hanya dia yang tahu ke mana dan bagaimana alur hidupmu!

Kenapa aku bisa menafsirkan takwa dan 'menunduk' sebagai kunci dari kebahagiaan di dunia. Karena ini udah menjadi janji Allah ternyata, temen-temen. Silahkan buka Al-Quran kalian, lihat surat Tholaq akhir ayat 3 sama 4. Di situ disebutkan:


“Barang siapa yang takwa kepadaku, maka aku (Allah) akan menjadikan jalan keluar (dalam setiap permasalahan hidupnya)” [QS, Tholaq ayat 3]


Aku mau tanya, siapa sih di dunia ini yang nggak punya masalah? Bohong banget kalau kalian bilang “Enggak”, pasti semua orang punya masalah, yakan. Jangankan kita udah segede gini. Kita baru lahir aja, baru berojol nih dari perut ibu, kita udah punya masalah, broh. Ketika kita masih bayi itu belom bisa makan sendiri, cebok sendiri, dan lain-lain. Malah mungkin kita udah segede gini pun masalah kayanya nggak ilang-ilang yeh, aneh emang!


Allah menjanjikan “jalan keluar” dalam setiap permasalahan kita, kalau kita bisa takwa kepadaNya.


Tau takwa kan? Takwa itu pengertian dasarnya, “Mengerjakan semua perintahNya, dan menjauhi semua laranganNya,” itulah takwa. Dan kalau kita lihat lagi di akhir ayat 4 nya nih, “Barang siapa yang takwa kepadaku, maka aku akan memudahkan dalam segala urusannya,” Subhannalloh, mulia banget kan kalau kita bisa jadi orang yang bertakwa. Dan Allah memberi bonus coba, kalian lihat deh di awal ayat 4 nya, “Allah akan memberikan rezeki kepada kita, dari arah yang tidak kita sangka-sangka.” Nggak keren gimana broh! Coba, di dunia ini ada nggak orang yang nggak mau diberi rezeki? Bohong banget kalo kalian bilang “Nggak, Aku nggak mau kok!”

Tapi temen-temen. Kita harus sadari juga, nggak selamanya rezeki yang Allah berikan kepada kita itu berupa harta yang berlimpah saja. Akan tetapi bisa juga berupa kesehatan, kewarasan, kekayaan hati, ketenangan hidup, bahkan hidayah. So, silahkan raihlah itu semua dengan ketakwaan kalian. Aku bisa jamin, kalian akan merasakan manfaatnya cepat atau lambat. Asalkan kita selalu berprasangka baik aja terhadapnya.

Bagi Allah itu nggak ada yang ga mungkin, temen-temen. Bahkan kalau urusan dunia doang mah, gampang! Tinggal kita pinter-pinter aja cari cintanya Allah, yaa salah satunya dengan ketakwaan kita ini.