Sebagai seorang manusia, pastinya kita sering membuat perkiraan-perkiraan yang indah. Pastinya kita setiap pagi sering memperkirakan bahwa hari ini akan indah, namun terkadang kita selalu salah mengira bahwa hal yang kita anggap indah jauh dari kenyataan. Bukannya indah, mungkin bisa lebih buruk dari hari biasa atau dari yang tidak pernah kita perkirakan. Indah tidaknya hari, memang semua tergantung pada kita yang menjalankan hari tersebut, namun masalah demi masalah yang datang pada hari tersebut membuat kita sering termenung dan memikirkan mengapa hari ini begitu buruk, jauh dengan apa yang ku pikirkan di pagi hari.

Perkiraan kita selaku menusia memang seringkali salah, namun sejatinya apa yang kita pikirkan adalah suatu yang akan kita usahakan. Walaupun terkadang yang kita usahakan tidak sesuai keinginan, namun yang pasti ada satu nilai plus dalam diri kita. Ada suatu energi positif yang disebut usaha yang telah kita kerjakan, sama halnya bermimpi tanpa usaha tidak akan ada gunanya. Hal tersebut berlaku pada apa yang kita perkirakan. Tidak akan ada gunanya apabila kita tidak melakukan usaha, walaupun hanya sedikit, sukses atau tidaknya adalah urusan akhir, namun proses adalah hal yang mesti selalu kita perhatikan.

Begitu banyak hal yang kita perkirakan bahwa akhirnya akan menjadi indah, namun tidak kalah begitu banyak hal yang kita pikirkan indah berujung buruk. Memang, akhir tidak mudah untuk dijadikan indah, namun pemikiran suatu hal indah begitu gampangnya kita pikirkan. Apakah ini memang sifat bawaan kita sebagai manusia atau mungkin suatu pemikiran begitu mudahnya merasuk dalam diri kita, sehingga begitu sering hingga menjadi banyak hal yang menjadikan kita selalu memikirkan bahwa segala sesuatu hal akan selalu menjadi indah.

Hal tersebut akan menjadi salah, ketika apa yang kita pikirkan jauh bahkan sedikitpun tidak sesuai dengan perkiraan awal. Apakah mungkin usaha kita kurang maksimal atau mungkin kita belum ditunjuk untuk berada dijalur tersebut, namun yang pasti akan selalu ada hal baik di balik usaha yang gagal. Kegagalan akan apa yang pernah kita perkirakan boleh saja merasuki diri kita satu atau dua kali, namun jangan sampai dia menginjak kali yang keseratus.

Jangan sampai kita menjadikan setiap perkiraan kita salah. Pastikan bahwa ada satu dari seratus dari perkiraan kita yang benar-benar terjadi. Jangan pernah menjadikan diri kita hanya seorang yang selalu memperkirakan suatu, yang sebenarnya hal itu tidak pernah terjadi di diri kita.

Advertisement

Dasarnya, semua manusia memiliki kesempatan yang sama untuk bisa meraih apa yang pernah dia perkirakan. Hanya saja, besar kecilnya usaha sering membuat kita kalah dari yang lain. Mungkin usaha dia ratusan kali lebih besar dibandingkan kita, sehingga kesempatan apa yang kita perkirakan, yang pastinya hal yang kita perkirakan adalah suatu hal yang kita inginkan menjadi milik mereka.

Hal apa yang bisa kita lakukan? Ya hanya lebih membesarkan usaha kita, sehingga ke depannya kita bisa lebih dibandingkan dia dan apa yang kita perkiraan tidak lagi salah, dan bisa jadi dan sangat bersyukur apabila apa yang pernah kita perkirakan benar bisa terjadi. Sehingga nantinya akan mengobarkan semangat kita, untuk ke depannya bisa lebih dibandingkan mereka di segala lini, hingga kesuksesan dan apa yang kita perkirakan adalah suatu hal yang benar terjadi, tidak lagi salah.