Dawai alunan laut menyulut hati yang sedang senduh dan menarik hati dalam alunan ombak dan keheningan saat itu.Sepasang mata ku pun memandang tak tentu arah disepanjang lautan, entah apa yang aku liat dan cari di sana, yang ada hanya lautan air, pasir, burung camar, pohon tak ada siapapun disana.dan aku terus tetap berdiri diam dengan tatapan yang penuh kekosongan.

Aku berpikir aku dan laut sedikit mempunyai persamaan, dikala ia riang senang ia lembut dan halus dengan ombakya dan pesonanya, tapi saat ia marah dan dilukai tak ada satupun diantara manusia yang selamat dari gulungan ombak nya yang besar.

Sekali saja aku dipinggiran air laut yang sesekali membasahi kaki ku.tanpa disadari laut mempercandakan keheninganku, kesedihanku, bahkan pohon-pohon di sekitar seakan akan menari riang atas kesendirianku, kesedihanku yang sudah lama berlarut-larut dalam hati 'entah kenapa aku ingin marah dan berteriak di depannya dan mencaci maki atas sikapnya selama ini dan mempertanyakan semuanya yang pernah ia katakan' entah lautan disekitar melihat atau tidak seperti apa kekecewaan yang seakan akan sudah menjadi candu dalam hidup ku.

Aku mencurahkan semua dengan topik utama sosok mu yang sudah sangat melukai dan menyayat hati,harapan,cinta ku selama 3th untuk mu terhadap lembar lembar hidup ku yang tak jelas siapa yang akan membacanya dan mengerti semuan nya atas apa yang aku rasakan dengan sakit ini.

Aku paham kenapa pasir yang terbentang jauh di pesisir pantai yang begitu indah nan putih ini bisa begitu hitam dan buruk rupanya, karena ulah para tangan-tangan yang jahil ibaratkan aku yang selalu menjaga indahnya hati, cintaku seperti pasir lautan untuk selalu menjadi putih tapi nyatanya sekuat apapun aku berusaha tetap menjadi kotor dan rusak bukan karena tangan ku tapi karena tangan tanganmu dan orang sekelilingmu yang begitu kamu mudahkan untuk mengacak ngacak semuanya.

Advertisement

Hahaha aku terkadang tertawa,iya tertawanya aku untuk menertawakan hidup ku dan diri ku atas kebodohan kebodohanku selama 3th hanya untuk kamu, aku bisa begitu bodoh dan idiot dengan keyakinan aku terhadap cinta ini kepada kamu

Betapa indahnya lautan dengan penuh warna warni karang dan ikan lalu di isi dengan suara-suara cuitan burung camar di ikuti oleh tarian-tarian pohon dipinggir lautan.terbayangkah apabila karang yang begitu banyak warna nya, macam-macam rupa ikan di dalamnya lenyap, hilang, pergi seketika begitu saja di saat laut sudah memberikan segalanya untuk mereka.bahkan burung camar pun enggan untuk terbang di atas laut lagi dan para pohon-pohon mematikan dirinya sendiri. Laut yang bersih, jernih hingga mata telanjang mampu melihat isi dalamnya dengan penuh keindahan mampu menjadi rusak dan tak lagi menjadi indah.bahkan untuk mengembalikan keindahan laut dan mengembalikan isi beserta sekelilingnya butuh waktu yang tak sebentar.

Seperti hati ini, diri ini yang dimana dan diawali dengan suatu keindahan dengan penuh pesona warna warni untukmu, semua sudah benar-benar rusak, hancur tak berupa lagi karena kebohonganmu, pengkhianatanmu

Bisakah laut dengan ombak nya tidur dan beristirahat walau hanya semenit saja? Tidak. Gemuruh ombak laut yang terus ke daratan akan terus terulang dan terulang kembali seperti itu, tak akan pernah berhenti.

Pahamilah aku tak butuh beristirahat untuk memberi cinta dan sayang untuk kamu. Apakah aku pernah meminta waktu kepadamu untuk keluar dari zona waktu kenyamanan yang aku rasakan selama ini? Tidak. Aku nyaman dengan cinta ini untukmu, dengan ketulusan ini untuk mu, dengan keikhlasan ini untukmu. Walaupun aku tau kamu tak sedikitpun, secuil pun kamu ada cinta untukku, ada ketulusan untukku, ada kesetiaan untukku.

Dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari,lautan selalu memberi pesonanya yang slalu berubah-rubah yang selalu memanjakan hati dan mata. Tak bosan-bosan ia membuat senyum manis pada raut wajah yang ayu itu.tak ada kata pamrih dari perbuatannya, karena itu semua dilakukan dengan ikhlas demi satu tujuan yaitu selalu membuat bahagia kita walaupun itu sangat sederhana.

Dan aku tak pernah sedikitpun merasa bosan untuk memberi cinta ku,hati ku,ketulusan ku,kesetiaan ku setiap hari dengan awal waktu matahari terbit hingga terbenam lalu terbit lagi. Dan aku terus berputar otak untuk merencanakan hal apalagi yang aku ingin perbuat demi kamu bisa tersenyum dan tertawa walaupun cara ku sangat sederhana dan murahan.tapi itu semua aku lakukan hanya 1 tujuan,yaitu kamu tersenyum, tertawa, bahagia terus di samping aku

Aku lelah dengan kebohongan yang terus kamu beri ke aku,aku sangat lelah atas sikap kamu yang tak pernah memperjuangkan aku dan hubungan ini,aku sangat lelah atas sikap kamu yang tak pernah membela aku disaat aku difitnah. Entah sampai kapan laut akan indah? Waktu yang akan datang memberi satu jawaban atau tak sama sekali datang sembari memberi jawaban bahwa hati ini akan terus rusak lalu punah atau kembali pulih dengan cerita baru dengan sang penghuni baru atau bahkan kamu lah menghuni kembali isi hati ini.