Tidak semua orang bisa belajar dari kekecewaan, karena hanya orang-orang sukseslah yang bisa melakukannya. Apakah kamu termasuk orang sukses tersebut? Buktikan saja!

Kamu pasti sering merasakan kekecewaan karena kehidupan yang kamu harapkan berjalan dengan mulus, mudah dan sesuai rencana mu ternyata berbalik menjadi kehidupan yang sangat rumit, terjal dan tidak sesuai yang kamu harapkan? Dan pasti ada saat dimana kamu merasa bahwa kehidupan benar-benar kejam. Saat itu juga kamu akan memilih untuk menyalahkan semua hal yang terjadi pada dirimu. Bahkan lebih parahnya kamu menyalahkan Tuhan.

Tuhan memang memberikan permasalahan, tapi kamu harus mengusahakan mencari solusinya, bukan hanya berpangku tangan menunggu uluran tangan Tuhan. Mau berontak? Saya sudah berusaha sangat keras dan hampir ingin menyerah tapi mana? Tuhan tak pernah menjawab semua kekecewaan yang selama ini saya rasakan. Malah Tuhan menambah lagi dan lagi kekecewaan yang tiada akhirnya.

Saat kamu sudah menyalahkan Tuhan, sama saja kamu menyalahkan Tuhan untuk tetap membiarkanmu hidup. Tuhan masih memberimu waktu dan kesempatan untuk memperbaiki apa yang sekarang kejam bagimu agar bisa menjadi baik di masa depanmu.

Berhenti menyalahkan Tuhan dan sadarlah bahwa perubahan hanya akan datang saat kamu bertindak melakukan sesuatu tapi bukan mengeluh dan menyalahkan. Mengeluh dan menyalahkan hanya akan membuatmu takut untuk mengambil tanggungjawab bertindak dan melakukan perubahan.

Sadarlah dan terima bahwa memang hidup selalu memberi mu kekecewaan. Selalu ada yang menjatuhkan dan tidak menghargai usahamu, kekecewaanmu bahkan sampai menyumpahi hidupmu yang penuh dengan kesialan! Tapi jika kamu bisa paham dan pintar untuk melihat kenapa hidupmu penuh dengan kesialan dan kejam, kamu akan menemukan sesuatu yang berbeda. Kamu akan melihat kehidupan mu menjadi baik. Lalu bagaimana caranya?

Belajarlah mengambil pelajaran dari rasa kecewamu, tidak terus-menerus menyalahkan dan mengeluh. Belajarlah bahwa di balik rasa kecewa mu itu kamu akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga tentang arti sebuah usaha dan penantian.

Karena setiap usaha dan penantian yang kamu lakukan itu, Tuhan sedang mempertimbangkan mu dan menantimu dengan sesuatu yang lebih baik.

Tuhan sedang memberimu pelajaran dan kesempatan belajar dari permasalahan dan kekecewaanmu itu. Jika kamu sering membaca kisah kesuksesan orang-orang yang sekarang menguasai dunia dengan kekayaan mereka. Mereka tidak secara instan mendapatkan kesuksesan mereka. Mereka melalui proses yang melelahkan dan menyakitkan. Tapi mereka mampu mengatasinya dan mendapatkan kesuksesan dari kegagalan dan rasa kecewa mereka. Mereka bisa belajar dari kekecewaan.

Contohnya adalah Bill Gate yang sekarang menjadi orang terkaya no.5 di dunia versi majalah Forbes. Dia pernah menyaksikan perusahaannya hancur sebelum dia bisa merajai dunia tekhnologi melalui perusahaan Microsoftnya. Perusahaan Traf O-Datanya yang bertujuan untuk menganalisa data hancur dan gagal. Tapi dia berani bangkit dan mengambil tanggung jawab untuk bertindak melakukan perubahan.

Tidak ada orang sukses tanpa kekecewaan dan kegagalan. Tapi bedanya mereka mampu menjadikan kekecewaan itu sebagai pelajaran untuk terus berusaha dan menanti rencana baik Tuhan.

Orang-orang sukses bisa belajar bangkit dari kegagalan dan kekecewaan yang mereka alami, mereka tidak berhenti dengan mengeluh dan menyalahkan kesalahan mereka. Mereka terus mau mencoba belajar dari kekecewaan dan kegagalan selanjutnya. Sampai mereka menemukan kesuksesan.

Mereka paham dengan arti usaha dan penantian dalam kekecewaan yang mereka alami. Mereka menerima dan mau bertindak melakukan perubahan dan belajar dari kekecewaan mereka.

Renungkan dengan bijak. Jika Bill Gate saja bisa membangkitkan kembali perusahaannya yang sudah hancur bahkan menjadikan perusahaannya penguasa dunia teknologi, apalagi kamu permasalahan mu tentang cinta dan wanita? Apalagi kekecewaanmu ditolak dan gagal mendapatkan wanita impianmu, Apalagi kegalauanmu tidak dipedulikan oleh pacarmu, Jika kamu adalah seorang pecinta yang berkarakter dan bermental hebat, sudah seharusnya kamu menyadari bahwa hidup itu Baik dan akan selalu Baik.

Kecewa itu sangat manusiawi, tapi kamu juga harus bisa sadar dan bangkit, belajar dari kekecewaanmu. Kekecewaanmu adalah proses belajarmu untuk terus berusaha dalam penantian kesuksesanmu.

Teruslah belajar dari kekecewaanmu sampai kamu mendapatkan kesuksesanmu.