Mengapa ada?

Amplifier ada karena banyak peralatan yang digunakan dalam keseharian manusia memerlukan rangakaian Amplifier. Oleh karena itu sangat diperlukan bagi kita mengetahui hal hal yang berkaitan mengenai rangkaian Amplifier. Contoh kegunaan Amplifier dari yang paling kecil adalah pada microfone, dan yang paling umum adalah pada komputer maupun laptop kita.

Amplifier memiliki beberapa komponen penting yang ada padanya, yaitu transistor, resistor, dan kapasitor. Jika salah satu komponen dari tiga komponen tersebut tidak ada dalam rangkain Amplifier, maka Amplifier tersebut tidak sempurna.

Berbicara mengenai sempurna/baik atau tidaknya rangkain Amplifier itu memiliki karakteristik yang sebaiknya dimiliki, karena jika karakteristik ini dimiliki maka Amplifier akan memiliki penguatan yang baik yang dapat menghasilkan nilai output yang berlipat ganda. Karakteristiknya yaitu :

– Memiliki nilai input impedans yang besar, semakin besar semakin baik .

Advertisement

– Memiliki nilai output impedans yang kecil, semakin kecil semakin baik.

– Memiliki nilai gain yang luar biasa besar/besar, semakin besar semakin baik.

Dari ketiga karakteristik tadi, jika Amplifier memenuhinya maka Amplifier tersebut baik dari segi penguatannya. Dan untuk penjelasan lebih lanjut, baca referensi dari buku Electronic Devices and Circuit Theory, 7th Edition; Robert L. Boylestad, Louis Nashelsky; 1998 , dll.

Hikmah

Dari penjelasan di atas kita dapat mengambil hikmahnya, bahwasannya Allah SWT memberikan kepada kita, terutama mahasiswa, petunjuk mengenai dinamika kehidupan di dunia ini. Karena dari penjelasan mengenai Amplifier di atas kita mengetahui Amplifier yang baik adalah jika memenuhi 3 aspek, yakni memiliki input impedans (hambatan masukan) yang besar, semakin besar semakin baik. Lalu, memiliki output impedans (hambatan keluaran) yang kecil, semakin kecil semakin baik. Kemudian, memiliki Gain (pencapaian/peningkatan) yang besar/ luar biasa besar, semakin besar semakin baik. Dari ketiga aspek inilah Amplifier akan mengahasilkan output tegangan maupun arus yang berlipat ganda.

Kita dapat menganalogikan bahwasannya Amplifier ini adalah kehidupan kita (mahasiswa) di kampus. Karena sesungguhnya kita senantiasa diberi banyak cobaan/hambatan dalam kita belajar di kampus, entah itu dari materinya yang cukup sulit, tugasnya yang sulit nan banyak, laporan yang menumpuk, ataupun ujian yang begitu sulit.

Namun, hal tersebut sama halnya dengan input impedans yang besar, yang dimana semakin besar semakin baik. Karena dengan banyaknya cobaan itu akan membuat kita lebih dewasa dalam mengatur keadaan serta terbiasa akan masalah masalah yang berat.

Padahal di dalam kampus kita masing masing (saya di UGM), yakni memiliki dosen dosen, fasilitas fasilitas yang menunjang sekali, yang dimana sesungguhnya kita bisa mendapatkan pencapaian yang luar biasa besar jikalau kita bisa memanfaatkannya dengan baik nan bijak. Hal tersebut sama hal nya dengan Gain yang besar/ luar biasa besar. Dengan begitu seharusnya kita dapat lebih maju dan baik dengan adanya dosen dan fasilitas yang mendukung.

Namun setelah kita kuliah/ lulus kita akan banyak dihadapkan oleh cobaan yang lebih real di dalam kehidupan kita, namun seperti yang kita ketahui bahwasannya permasalahan dikehidupan nyata tidak serumit/ sekompleks seperti teori teori yang dijelaskan di dalam kuliah kita dulu. Sama halnya dengan output impedans yang kecil, semakin kecil semakin baik.

Maksudnya adalah ketika kita dihadapkan dalam permasalaahan di lapangan, semakin permasalahan itu mudah maka semakin baik pula hasil yang kita bisa dapat karena kita telah mempelajari haal hal yang lebih rumit dari ini.

Kesimpulan

Dari hikmah diatas kita dapat tarik kesimpulan bahwasannya kita harus senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena disetiap sudut kehidupan kita masih diberikan petunjuk tentang kehidupan. Dan untuk kesimpulan yang lainnya, kita bisa mentafsirkannya masing masing.

Terimakasih, semoga bermanfaat buat kita semua.