“Mengapa Bumi Bulat?”

Jomblo Bahagia : “Bumi diciptakan bulat agar kita bisa lebih mudah dalam menemukan jodoh. Sekalipun kamu berputar-putar mengelilingi bumi maka kamu akan tetap bertemu dengan jodohmu. Meski yang satu berjalan ke kiri dan satunya lagi berjalan ke kanan mereka akan bertemu pada sisi sebaliknya di sebuah titik koordinat.

Jomblo Ngenes : “Kata orang jodoh kita mungkin ada di salah satu sudut bumi. Bentuk bumi yang bulat akan mempersulit kita untuk bertemu dengan belahan jiwa. Bagaimana mungkin akan bertemu, karena bumi yang bulat tentu tidak memiliki sudut”

Cinta adalah hadiah dari Tuhan kepada seluruh manusia, sesuatu yang dapat membuat orang lebih bahagia, lebih kuat, dan lebih baik. Jadi jomblo juga pasti punya cinta dalam hatinya karena jomblo juga manusia. Cinta adalah fitrah sementara menyandang status jomblo adalah sebuah pilihan.

Memilih untuk menjadi jomblo bahagia atau ngenes sepenuhnya menjadi hak seseorang.

Advertisement

Jomblo bukanlah tujuan akhir dalam hidup, siapa saja pasti berkeinginan untuk menemukan cinta sejatinya karena setiap orang pasti memiliki jodohnya masing-masing. Para jomblo bukanlah orang-orang anti-sosial ataupun orang yang phobia akan jatuh cinta.

Banyak alasan yang melatar belakangi mengapa mereka memilih sendiri untuk sementara waktu. Ada yang beralasan karena ingin berfokus dahulu pada belajar atau karier, ingin menjaga hati, belum menemukan orang yang dirasa “klik”, atau karena hanya sedang ingin menikmati kesendirian.

Merebaknya istilah jomblo ngenes membuat para jomblo ini dipandang dengan sebelah mata. Jomblo ngenes dianggap sebagai orang-orang yang kesepian, nyesek, tidak laku, dan bernasib malang. Padahal tidak semua jomblo memutuskan untuk terpuruk dalam kehidupan yang ngenes.

Banyak di antara para jomblo yang menikmati hidupnya, bisa mengukir prestasi gemilang dan memiliki jaringan pertemanan yang luas.

Hidup adalah pilihan. Kita bebas untuk memilih warna apa saja untuk mewarnai hidup, abu-abu, hitam, atau warna merah menyala. Apapun keputusan yang akan diambil yang terpenting harus siap menerima segala konsekuensinya. Memilih untuk berbahagia maka kita harus siap untuk selalu menjadi orang yang legowo atas kesulitan hidup yang menghampiri.

Pun ketika memilih untuk menjatuhkan diri dalam dunia yang ngenes dan berharap akan mendapat perhatian dan belas kasian orang lain maka bersiap-siaplah untuk menjadi orang yang tak akan pernah punya kesempatan untuk berkembang dan mandiri. Selalu bergantung pada orang lain dan menjadi orang yang hanya bisa merepotkan.

Mereka para jomblo bahagia, adalah mereka yang mampu melihat dunia dari berbagai sudut pandang. Sebenarnya banyak hal positif yang bisa dilakukan saat menyandang status jomblo bahagia ini. Belajar mengelola rasa, menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan.

Tentang bagaimana cara kita dalam menyalurkan cinta dengan sebagaimana mestinya, tidak berlebihan dan tetap dalam koridor yang baik. Lebih baik menyimpan rasa dengan rapi dari pada harus membiarkannya berceceran di mana-mana. Kamu juga bisa lebih mendalami passionmu, melakukan hobi yang diminati, berpetualang, berfokus mengejar impian, menorehkan prestasi di berbagai bidang dan membuat kedua orang tua dan sahabatmu bangga.

Buat apa juga pacaran yang tidak jelas juntrungannya, jika hanya akan membuat rentan sakit hati?

Lantas bagaimana dengan mereka para jomblo ngenes. Dari hari ke hari nampak melempem. Energinya perlahan-lahan menguap dan habis digunakan untuk memikirkan perkataan orang lain. Dihantui ketakutannya sendiri jika tak akan bisa bertemu dengan jodohnya, kehidupannya menjadi tidak produktif, menjadi tukang spam, berisik, caper dan tentunya membuat illfeel.

“Hellow.. yang masih jomblo enggak cuma loe doang keles, tapi mereka tidak selebai itu”.

Berhentilah untuk selalu bertanya kapan jodohmu akan datang. Lebih baik gunakan waktu dengan sebaik mungkin untuk menyibukkan diri pada hal-hal positif dan terus memperbaiki diri.

So, mana yang kamu pilih menjadi jomblo bahagia atau jomblo ngenes? Berikut adalah pertimbangan yang akan membuatmu bertekat untuk menjadi seorang High Quality Jomblo yang bahagia:

Jomblo bahagia adalah orang-orang yang cerdas. Mereka punya prinsip yang pasti dalam hidupnya dan tidak mudah dihasut. Dihujani dengan pertanyaan “kapan menikah” tak membuat mereka tiba-tiba galau dan uring-uringan. Mereka akan menjawab semua pertanyaan yang diajukan tentang status jomblonya dengan santai dan rasional.

Jomblo bahagia adalah mereka yang punya hubungan yang dekat dengan Sang Pencipta, karena mereka selalu berprasangka baik kepada Tuhannya. Mereka percaya bahwa Tuhan akan mempertemukannya dengan seseorang yang tepat dan di waktu yang tepat, ketika keduanya memang sudah siap menurut-Nya.

Jomblo bahagia adalah mereka yang memiliki selera humor yang bagus. Tak memiliki kekasih hati tidak lantas membuat wajah mereka pucat pasi, karena senyum selalu bisa membuat pipi mereka merona. Jangan heran jika merekalah salah satu orang yang selalu di tunggu kehadirannya untuk meramaikan suasana kongkow dengan humor-humor segarnya yang menggelitik.

Gue kangen…Makan bareng yuk ..!”.

Jomblo bahagia adalah mereka yang bisa diandalan. Mereka cenderung punya lebih banyak waktu untuk sahabat. Kamu tak perlu malu untuk mengajak mereka hang out atau bahkan melontarkan kata-kata gombal kepadanya karena tak ada yang melarang, maklum namanya juga jomblo.

Dan yang tidak kalah penting mereka para jomblo bahagia adalah sosok suamiable atau istriable. Menjomblo dengan elegan akan membuat mereka mencintai pasangan dengan totalitas, memperlakukan pasangan dengan sebaik mungkin sebagai ungkapan rasa syukurnya kepada Tuhan yang sudah memberikannya kepercayaan untuk melabuhkan hati kepada orang yang tepat.

Mereka percaya kesabaran dalam penantian akan berbuah manis.

Mereka para jomblo bahagia adalah manusia normal yang di berikan karunia sebuah hati yang cantik dan hanya akan dijatuhkannya pada orang spesial yang sudah disiapkan oleh Tuhan. Jangan sembarangan men-judge mereka sebagai orang pemilih dan terlalu asyik dengan kesendirian, karena mereka juga sedang berusaha melayakkan diri, dan tentu saja tak harus semua orang tahu tentang seberapa keras usaha mereka.

Bersiaplah untuk menggigit jari dan menggerutu kesal bagi para orang-orang jail yang berniat meledek para jomblo bahagia ini, karena mereka adalah jomblo-jomblo istimewa yang punya seribu jurus andalan untuk menebarkan kebahagiaan ke seluruh penjuru bumi.