Indonesia meruapakan negara dengan jumlah penduduk tertinggi ke Empat seluruh dunia, indonesia juga bisa dibilang negara yang saat ini dprediksi memiliki potensi di 2020 dengan puncak Bonus Demografi tertinggi.

Inilah hal yang membuat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar di masa yang akan datang. Tapi perlu di garis bawahi, Apabila Indonesia tidak bisa memanfaatkan moment ini, Indonesia bisa rugi dengan potensi ini. Kenapa tidak, apabila Pemuda/I yang tidak mampu bersaing di dalam negeri dan dunia luar, ini tentu menjadi Bencana bagi negara sendiri. Untuk itulah dibutuhkan sebuah wadah atau program-program yang bisa membekali dan mempersiapkan calon-calon generasi muda ini menghadapi tantangan dimasa yang akan datang.

Pemuda Indonesia saat ini mungkin beberapa mengetahui sekali program pengembangan atau pemberdayaan kepemudaan seperti yang di inisiasi oleh Kemenpora atau kementerian lainnya. Tapi saat ini tidak hanya dari Kementerian atau dari pemerintah Indonesia inisiator dari program ini, tapi dari NGO, Perusahaan, Yayasan, United Nations dan lembaga lainnya.

Bagaimana program ini bisa muncul ? saya sedikit melakukan survei kecil-kecil an. Saat ini pemuda/I dibeberapa negara sudah munculnya Nasionalism Trend , dimana rasa Nasionalis tersebut mereka menjadi pemuda yang sangat mencintai negara mereka sesuai dengan versi mereka, sehingga mereka berpacu-pacu menjadi pemuda yang bisa menjadi bagian kemajuan bangsa mereka.

Dimulai di Indonesia dari tahun 90 an hingga saat ini sudah ada dari Kemenpora mengadakan sebuah program kepemudaan seperti PPAN (Pertukaran Pemuda Antar Daerah), BPAD/JPI (Bakti Pemuda Antar Daerah/ Jambore Pemuda Indonesia), KPN (Kapal Pemuda Nusantara), Pemuda Pelopor, SM3T, TANNASDA dan itu mungkin beberapa program dari kementerian. Dari beberapa program yang saya sebutkan, itu telah banyak melahirkan alumni-alumni program dengan wadah atau organisasi sendiri yang sampai saat ini telah banyak memberikan kontribusi baik untuk Daerah atau pun untuk bangsa ini.

Advertisement

Selanjutnya di Indonesia juga terkenal dengan program dari salah satu Yayasan di Indonesia Bina Antar Budaya, program tersebut ialah AFS-YES Kennedy Lugar Program. Program AFS sendiri memberikan peluang kepada pelajar-pelajar SMA yang duduk di kelas 10 untuk bisa mencicipi study selama 8 bulan di Luar Negeri. Sedangkan YES sendiri juga merupakan program beasiswa penuh yang diberikan Pemerintah Amerika Serikat dalam rangka menjembatani pemahaman dan saling pengertian anatar Negara dengan populasi muslim signifikan dengan masyarakat Amerika Serikat.

Alumni program ini tidak kalah keren nya juga loh, saya mencoba beberapa kali berdialog dengan beberapa alumni dari program ini. Setelah mereka kembali ke Indonesia dan menyelesaikan sekolah mereka hingga tamat. Mereka akan diberikan akses mudah untuk memilih kampus-kampus yang berada di USA. Alumni-alumni program ini sepeti Bapak Taufik Ismail, Anies Baswedan, Najwa Shibab, Fadli Zon dan banyak lagi.

Jadi tidak heran saat ini program-program pengembangan dan pemberdayaan pemuda itu saat ini banyak sekali. Tidak hanya dari Indonesia, saat ini banyak negara yang telah dulu memulai menginisiasi program-program tersebut, sehingga negara penyelenggara program akan mendapatkan dampak yang positif dari berbagai bidang seperti Pariwisata, Ekonomi dan lain-lain seperti contoh Amerika Serikat dengan Program YSEALI dll. United Nations (Perserikatan Bangsa-bangsa) juga tidak kalah ketinggalan, lembaga PBB ini juga sering mengadakan program-program pengembangan dan pemberdayaan pemuda di berbagai Negara di Dunia dan tentunya untuk mengikuti program dari lembaga ini sangat ketat seleksinya.

Kesimpulannya ialah, banyak sekali berserakan program-program pengembangan dan pemberdayaan pemuda seperti YSEALI, Exchange Program, Forum, Conference, Summit dan banyak lagi. Simple nya ialah tujuan dari berserakannya program ini adalah sejauh mana pemuda/I dari berbagai negara tersebut memiliki jiwa ingin belajar,haus akan ilmu dan pengetahuan, apakah ada keinginan untuk mendapatkan networking atau pertemanan, bagaimana pemuda bisa bertukar pikiran dalam memajukan masing-masing negara dan tentunya ialah menjadi pemuda yang ikut ambil andil dalam pembangunan dan kemajuan bangsa. terpenting selektif dalam mengikuti berbagai macam program-program itu.

Dari segi manfaat nya banyak sekali, beberapa sudah saya jelaskan juga diatas. Pemuda akan memiliki softskill yang baik, pemuda memiliki networking yang luas, secara tidak langsung diri pemuda akan terbentuk menjadi Pemimpin masa di depan dan menjadi pilar-pilar terdepan yang siap membantu pemerintah mengatasi masalah bangsa mereka. Sekarang tergantung kita sebagai pemuda, apakah masih menjadi pemuda yang cuma menghabiskan waktu muda dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, lihat lah diluar sana, mereka memiliki Prestasi yang luar biasa yang bisa mereka banggakan, menjadi inspirasi dan yang bisa diceritakan kepada generasi selanjutnya.