Percayalah, setiap kegagalan yang menghampiri saat ini, suatu masa kita baru akan mensyukurinya. Allah tahu mana yang sanggup untuk kita emban dan mana yang tidak. Allah tahu mana porsi yang pas untuk kita.

Jadi, bersabarlah untuk saat ini. Waktu yang akan mengobati

-Nadiya-

Kita pernah gagal ? Tentu. Menangis ? Pasti. Yap.. Setiap jiwa yang ada di dunia ini pernah berjumpa dengan 'kegagalan'. Tak peduli seberapa besar kegagalan yang kita alami, tetapi itu semua pasti meremukkan harapan, memusnahkan senyuman, dan mematahkan kepalan di tangan.

Yap.. Semua terasa sangat menyakitkan dan menyedihkan. Saat itu rasanya menangis saja belum cukup untuk melampiaskannya. Semua keaadaan terlihat salah, bak api yang sedang membakar dedaunan kering, begitu cepat.

Yap.. Pedih. Namun, bagaimana cara mengubah api tersebut menjadi kobaran yang lebih mencerahkan? Tersenyum. Ya.. Tersenyumlah.

Kamu tahu kenapa tersenyum ? Dengan tersenyum berarti kamu memiliki jiwa yang besar untuk menerima tiap kehendak-Nya. Dengan tersenyum saraf-sarafmu akan mengirimkan sinyal kebahagiaan ke otak. Bukankan kita jiwa-jiwa yang benci untuk menjadi terpuruk ?

Advertisement

Yakinlah hati, ini semua ada titik terangnya. Kita hanya manusia biasa, belum tentu yang kita pikir baik sebenarnya hal yang baik pula di mata Sang Khalik.

Dia.. ya, Dia Maha Cerdas dan Penyayang kepada umat-Nya. Dia maha sebaik-baiknya untuk mempertimbangkan segala sesuatunya. Hati, pasti ada pelangi setelah hujan ini. Bersyukur dan berterima kasihlah selalu.

Yap, berterima kasihlah untuk apapun itu.