Khususnya untuk orang terkasih. Terkadang serba salah untuk melakukan hal apa saja dan pada akhirnya tidak cocok dengan apa yang diinginkan pasangan.

Menurut seorang ahli pengembangan diri mengatakan bahwa orang yang memahami orang lain adalah orang yang telah kenal dengan dirinya sendiri. Orang yang kenal dengan dirinya sendiri adalah orang yang kenal dengan 'Tuhannya'. Dan orang yang kenal dengan Tuhan adalah orang yang 'Benar' bukan orang 'Baik'.

Ketika mencoba memahami dan mengetahui apa yang diinginkan oleh orang lain maka kita harus ikut menyelami perasaan mereka. Tidak jarang banyak orang tua yang berperilaku seperti anak-anak kepada putra-putrinya hanya untuk mengetahui perasaan mereka, bukan berperilaku seperti anak-anak. Ketika kita mencoba menyelami apa yang mereka rasakan, dan memposisikan diri kita sebagai mereka, pasti kita bisa menghargai dan bersikap lebih bijak kepada mereka. Namun tidak semua orang dapat melakukannya karena terkadang ada faktor 'Keegoisan' pada diri sendiri dan menyebabkan tidak ingin tahu apa yang dialami oleh orang lain. Jika anda tidak dapat melakukan hal tersebut, maka anda dapat mencoba hal-hal menurut ilmu psikolog tentang memahami orang lain. Berikut Ulasannya :

Jika seseorang tertawa berlebihan atau banyak bicara bahkan untuk hal-hal yang bodoh. Tandanya ada kesendirian/kesepian dalam dirinya.
Ya, kebanyakan memang seperti itu, tidak semua orang yang pendiam mengalami kesendirian, begitu pula sebaliknya. Orang yang cenderung ramai dan berlebihan dalam segala hal adalah orang yang mencari perhatian kepada orang lain. Hal tersebut juga terjadi karena kurangnya kepercayaan diri pada suatu hal yang ada pada mereka, kemudian mereka mencoba menutupi kekurangannya dengan suatu yang berlebihan atau yang biasa disebut 'Alay'. Maka dari itu jika anda menemukan orang yang bersikap seperti ini, berilah mereka perhatian lebih dan dengarkanlah ceritanya, pasti mereka akan terbuka.

Jika seseorang banyak tidur, dia sedang sedih. Setiap orang memiliki cara sendiri untuk menghilangkan kesedihannya, termasuk dengan cara banyak tidur. Ternyata cara ini memang membuat sebagian orang lupa dengan masalahnya setelah bangun tidur dan merasa segar kembali. Maka dari itu janganlah ganggu orang yang sedang bersedih ketika tidur, karena hal itu dapat membuat mereka terkejut dan semakin parah tentang kesedihannya.

Advertisement

Jika seseorang sedikit berbicara tetapi cepat, dia sedang menyimpan rahasia.

Jika seseorang tidak bisa menangis, dia adalah seorang yang lemah.

Jika seseorang makan dengan cara yang tidak normal, maka dia sedang gugup/tegang.

Jika seseorang menangis karena hal yang kecil, maka dia orang yang tulus dan berhati lembut.

Jika seseorang mudah marah karena hal-hal kecil, sebenarnya dia butuh cinta dan kasih sayang.

Demikian ulasan tentang artikel tersebut, semoga bermanfaat.