Khasiat kopi dan teh, hampir semua orang tahu. Tak perlu berbicara kelebihannya, para penikmatnya sudah pasti mengerti. Kekurangannya, mereka para penikmatnya pun pasti mengerti, segala sesuatu berjalan beriringan, ada kelebihan sudah pasti ada kekurangan. Namun, ada yang berbeda di antara para penikmat kopi dan teh, walau hampir bisa dicirikan, penikmat kopi dan teh adalah orang yang cocok walau dengan karakteristik yang bisa bertolak belakang.

Jika kamu menyukai kopi, hampir pasti kamu mencari semangat dan gairah hidup agar lebih berwarna. Kamu orang yang mempunyai karakter ingin disupport, disemangati dan ingin mencari hal hal baru dalam hidup. Hidupmu tidak pernah statis, penuh ritme dan gairah. Bagi penyuka kopi, petualangan adalah hidupmu. Kamu adalah teman yang baik, disukai banyak orang karena kamu sering memberi solusi untuk teman temanmu yang sedang terkena masalah. Kamu banyak dikelilingi orang yang menyayangimu, hanya saja kamu terkadang kurang peka kepada sekitar. Pantai, keramaian adalah kesukaanmu.

Jika kamu menyukai teh, hampir pasti kamu orang yang terlalu banyak pikiran di setiap harinya, kamu selalu mengkhawatirkan keadaan, kamu takut tidak bisa menjalani sesuai rencana dengan lancar, namun mirip seperti pencinta kopi, kamu menyukai hal hal baru, ketika sudah mendapatkan kamu ingin memberi dirimu sebuah reward, hadiah untuk dirimu sendiri. Pecinta teh adalah kebanyakan adalah orang yang menyukai ketenangan. Gunung, lembah, hutan dan kebun adalah tempat kesukaanmu, kamu suka ke suatu tempat sendirian, hanya untuk mengetahui tempat tempat itu. Kamu suka diam mengamati keadaan sekitar, dan tentunya kamu adalah orang yang penyayang.

Apakah kopi dan teh bisa berjodoh? Yang jelas, mereka berdua butuh gula agar semakin nikmat.

– Opini di atas adalah hasil pengamatan penulis sendiri, bukan dari hasil ramalan atau penelitian ilmiah.