Apakah waktu akan membawa setiap pasangan pada rasa semakin mencintai, atau biasa saja dengan rasa cinta yang flat atau apakah akan membawa rasa yang semakin membosankan? Bagi yang sudah pernah berpacaran, rasa bosan atau mungkin jenuh pasti pernah singgah dalam hubungan percintaan kamu dan dia. Namun, masih ingatkah bagaimana pertama kali cinta itu diawali?

Pada bulan-bulan awal saat hubungan cinta dimulai, biasanya kamu dan dia pasti merasakan sukacita luar biasa, rasa bahagia yang teramat dan dunia penuh dengan semua hal yang membuatmu tersenyum.

Entah bagaimana, rasa cinta akan membuatmu ingin dan ingin lebih lagi mengenal dan mengetahui semua hal tentang pasanganmu. Kamu mencari tahu dari semua sumber tentang seluk beluk pasanganmu bahkan sampai ke masa lalunya. Meski begitu, semua yang ada padanya terlihat begitu sangat mempesona. semua terasa sempurna tak bercela.

Rasa bahagia entah bagaimana bisa menutup matamu dari logika. Semua hanya cinta, cinta dan cinta. Dia, dia dan dia. Setiap waktu rasanya akan sangat menyenangkan jika itu dilewati bersamanya. Kata-kata saling memuji, saling menghindarkan diri dari percakapan yang mungkin bisa membuat hati pasanganmu terluka, saling mendahulukan kenyamanan dan kepentingan pasangan, yah.. Apapun itu semua terfokus pada menyenangkan hati pasangan.

Entah bagaimana pula cinta membuatmu selalu ingin tampil sempurna di depan pasanganmu. Kamu yang sebelumnya mungkin jarang mandi jadi sering mandi, atau yang tidak pernah menggunakan make up menjadi tergila-gila menggunakan make up bahkan saat hendak tidur pun kamu tetap menggunakannya. Parfum akan menjadi sahabat sejatimu kemanapun kamu pergi, karena kamu ingin selalu wangi jika dekat dengan pasanganmu. Cinta membuatmu berubah dari kamu yang biasanya.

Advertisement

Mendadak kamu suka sekali tersenyum, bersenandung, menyapa setiap orang dengan senyuman terindahmu. Dunia benar-benar indah, sangat indah. Mendadak smartphone-mu menjadi benda keramat yang sangat penting. Chating di Fb, saling berbalas twitt, unggah photo di path dan instagram, kirim-kirim fotomu ke pasangan lewat Wa, videocall lewat line bahkan menulis puisi di blogmu. yah kamu mendadak ‘melek’ teknologi. Dari pagi sampai pagi, otakmu akan memerintahkan tanganmu untuk selalu sigap meraih smartphone-mu.

Beberapa bulan kemudian, kamu mulai mengetahui masa lalu percintaan pasanganmu, mulai mengetahui kebiasaan-kebiasaan buruknya. Nilai sempurnanya tidak lagi utuh di matamu. Dia sudah mulai terlambat membalas sms atau chatting-anmu. Kamu mulai kesal dan kemudian kalian berselisih paham dan bertengkar. Akan ada waktunya kamu dan pasanganmu bertengkar hebat. Tapi kembali lagi, jika cintamu dan dia tulus apa adanya, kalian akan dapat melaluinya dan tetap bersama.

Tahun-tahun pertama, kamu mulai tahu lebih detail lagi tentang pasanganmu. Apa yang disukainya dan yang tidak disukainya, hal yang bisa membuatnya marah dan hal yang bisa membujuk hatinya agar tidak marah. Bagaimana dia dalam menyelesaikan suatu persoalan, dan lain sebagainya. Kamu juga sudah mulai ada dalam rencana masa depannya dan banyak rahasia yang telah kalian bagi berdua.

Semakin lama, rasa nyaman akan bertambah seiring bertambahnya waktu, hari, bulan dan tahun-tahun yang kalian lalui dalam menjalani hubungan cinta kalian. Cinta sudah memasuki fase rasional dan masuk akal. Tidak selamanya cinta akan tetap membuat kita tersenyum dan tertawa bahagia. Bahkan airmata tidak aka terelakkan dalam suatu hubungan cinta. Bahagia ataupun terselip duka, kekuatan cinta akan membuat kalian bertahan. Semua hanya proses yang harus dijalani untuk menyempurnakan cinta.

Cinta sudah punya tujuan, dan komitmen akan muncul untuk mewujudkan ke arah yang bahagia. Cinta, logika dan rasionalitas yang fleksibel menciptakan rasa nyaman. Entahlah, apakah rasa nyaman itu yang membuat seolah cinta itu sudah terlihat biasa saja? Tapi yang jelas, masalah bukan sesuatu hal yang dihindari lagi diantara kalian, tapi untuk diselesaikan berdua.

Seiring bertambahnya waktu, rasa cinta tidak selalu diungkapkan lagi melalui kata-kata. Waktu telah menuntun kalian dengan hebat untuk membuat cinta bertransformasi ke bentuk lain. sikap dan laku yang lebih utama. Cinta telah berubah pada perlakuan, yah perlakuan penuh cinta tanpa harus selalu mengatakan cinta dalam kata.

Cinta sejati sebenarnya semakin lama akan membuatmu semakin cinta dengan pasanganmu. Kalian akan saling membutuhkan karena cinta dan masa depan bukanlah sesuatu yang menakutkan lagi jika dijalani bersama. Cinta adalah kata, kata yang disampaikan dengan lembut ke telinga kekasih, tetapi cinta bukan juga hanya sekedar kata, cinta yang lebih luas dan dalam adalah laku. Saat cinta berjalan beriring waktu, saling berpeganglah, saling menggenggam. Saling bertumbuhlah dalam waktu. Saling mencintai lebih dalam lagi dan bersama mentransformasikan cinta ke bentuk cinta yang semakin sempurna. Cinta itu istimewa, anugerah Tuhan yang terindah….