Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati
Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi
Sampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus begini
Aku harus berusaha tapi mulai dari mana
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya
Walau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus begini
Aku harus berusaha tapi mulai dari mana

Kutipan lagu dari Kuto Aji tersebut mungkin bisa menjadi ungkapan yang tepat bagi yang merasa dirinya Jomblo namun bahagia. Semua orang berhak atas kebahagiaannya, begitu juga dengan seorang jomblo, meskipun sering dipandang jomblo selalu identik dengan ngenes.

Tidak semua jomblo ngenes kok, buktinya aku bahagia walaupun tanpa pasangan kekasih. Memang banyak dari teman-temanku yang tidak percaya kalau aku adalah jomblo yang bahagia.

"Mana mungkin kamu enggak ngenes? Orang kawan-kawanmu pada maen sama pacarnya kamu sendirian dewe. Lainnya pada wefie sama pacarnya lah kamu sama siapa? Hahaha''

Selalu itu yang kudengar, mereka mengatakan seperti itu bukan karena mereka jahat, mereka hanya ingin sedikit bergurau denganku. Yaaa, meski kadang guyonannya sering bikin baper sih.

Advertisement

Tapi tak masalah, karena pada dasarnya memang yang mereka katakan ada benarnya juga. Siapa sih yang enggak baper ketika teman-teman seusia kita yang sekarang ini sudah punya pasangan, sudah mau nikah, sudah pada nemuin jodohnya masing-masing, dan tinggal kita saja yang belum menemukan jodohnya.

Kami para manusia jomblo yang merasa dirinya bahagia sebenarnya takut jatuh pada lubang yang sama, kami juga tak ingin terjebak pada masalah yang rumit yang menghabiskan banyak waktu kami untuk orang yang tidak tepat, karena kami yakin jodoh itu Tuhan yang mengatur. Dan kami selalu memiliki kesibukan yang bisa melupakan tentang namanya pacaran, kami memiliki teman asyik yang bisa diajak gokil-gokilan, memiliki ribuan kesibukan, mulai dari bekerja, nonton, membaca, renang, traveling, jalan-jalan, dll. Apa yang kami lakukan juga tidak menuntut kami untuk mebawa pacar/pasangan, kami memiliki prinsip hidup tidak harus tentang pacar, dan kami tidak akan mati hanya karena tidak memiliki pacar.

Namun, pernah juga sesekali kami merasa mau sampi kapan kami menjomblo?

Yang kau cari seperti apa?
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya

Kami tidak pernah menginginkan pasangan dengan kriteria yang muluk-muluk, bagi kami nyaman dan bisa sepemikiran itu lebih dari cukup. Masalah fisik kami bisa memengaturnya, ciyelaahh wkkwkw!

Tapi kami tidak tahu bagaimana harus memulainya, kami tidak tahu bagaimana cara kami untuk menakhlukkan hati lawan jenis, dan pada akhirnya kami hanya bisa pasrah pada Tuhan Yang Maha Esa tentang masa depan kami dengan jodoh kami, kami berharap Tuhan mempertemukan kami di waktu dan saat yang tepat dan semoga saja cepat sembari menikmati waktu kami tanpa seorang kekasih

Jauh di lubuk hati aku tak ingin sendiri
Aku tak ingin terus begini
Aku harus berusaha
Tapi mulai dari mana

Bukan tanpa nyali
Sadar aku begini
Apa yang di depan mata tak seperti yang engkau kira
Oh bahwa sesungguhnya pintu hati menunggu terbuka