Sahabat muslimku. Allah tak pernah melarang hamba-Nya untuk meraih gelar yang tinggi di dunia. Tetapi, banyak orang yang sudah buta akan gelar tersebut. Gelar sarjana mati-matian didapatkan, segala usaha dilakukan, waktu selalu free buat mencapai gelar itu.

Tetapi, apakah kamu sudah mempersiapkan bekal untuk mendapatkan gelar almarhum / almarhumah?
Apakah waktu free sudah kamu gunakan untuk mendapatkan gelar itu?
Sudah banyak kah bekalmu?
Atau belum punya sama sekali?

Sahabat muslimku. Jangan pernah kamu lupa diri. Dirimu kamu sibukkan untuk gelar di dunia sampai lupa terhadap gelar almarhum / almarhumah. Jangan menunda-nunda waktu. Selalu nanti, nanti dan nanti. Ajal itu datang tak harus pamit sama kamu dahulu. Ia datang tanpa kamu minta. Ia datang kapan pun dia mau, di mana pun, dan dalam kondisi apapun, dia akan datang tanpa sepengetahuanmu.

Ingat, gelar sarjanamu itu hanya sementara. Itu hanya gelar di dunia ini saja. Gelar itu tak akan kamu bawa ke akhirat. Gelarmu itu juga tak akan Rabbmu tanyakan di akhirat nanti

"wahai fulan, gelar apa yang sudah kamu dapatkan di dunia?", Rabb-mu tak akan menanyakan itu.

Advertisement

Ada 4 hal yang harus kita pertanggung jawabkan kepada Allah SWT kelak di hari kiamat.

Nabi SAW bersabda dalam sebuah hadisnya:

Dari Abu Barazah Al-Islami berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Kedua kakinya seorang hamba besok di hari kiamat tidak akan terpeleset sehingga dia ditanyai tentang empat hal:

1. Tentang umur, untuk apa umur itu dihabiskan.
2. Tentang ilmu, untuk apa ilmu itu difungsikan.
3. Tentang harta benda, dari mana harta benda itu diperoleh.
4. Tentang kondisi tubuh, untuk apa kenikmatan itu digunakan." (HR Tirmidzi dan berkata: hadis tersebut Hasan-Sahih).

Sahabat muslimku. Mari kita persiapkan bekal buat gelar terakhir kita. Sudah saatnya kita buat perubahan yang lebih baik. Buktikan cinta kita pada-Nya. Berusaha untuk menjadi hamba terbaik di hadapan-Nya.