Single adalah keadaan dimana seseorang tidak/belum memiliki pasangan. Dan aib adalah hal yang buruk yang kerap kali disembunyikan.

Apakah menjadi single itu aib?

kata-kata lawas yang terkenal kesannya membela kaum jomblo/single 'bukan keadaan yang membuat kita single tetapi kita yang memilih menjadi single'. Penyangkalan ataupun kebenaran sebenarnya bukan itu masalahnya. Mengapa kita harus menyembunyikan alasan kita jomblo jika karena diputuskan atau tak laku-laku? apakah tak laku-laku merupakan aib? Saya berpikir lain.

Tak laku-laku = kebanggan?

Saya kadang merasa bangga ketika mendengar teman-teman saya berkata bahwa mereka tidak laku. secara objektif saya menilai teman-teman saya merupakan orang yang pandai bergaul, pintar, bermasa depan, berasal dari keluarga baik-baik bahkan saya berani menjamin bibit, bebet, dan bobot ('3B' kata orang tempo doeloe ) mereka disamping kekurangan mereka sebagai wanita (keburukan yang juga dimiliki wanita lain yang tidak single) namun sebagian besar dari mereka single. Mungkinkah pria yang berada di sekitar mereka merasa terintimidasi? atau takut untuk mendekat? saya anggap seperti itu. Perasaan kebanggan yang aneh saat melihat para wanita single yang ber3B itu menjalani hidup mereka yang tidak bisa dikatakan sepi.

Ada pula wanita yang memilih tetap single karena merasa belum menemukan the one. Memasang standar yang tinggi juga merupakaan sebuah kebanggaan dan kepuasan tertinggi. Tiap pria yang berusaha mendekat hati para wanita ini selalu berkata 'bukan yang ini' dan terus mencari kekurangan pria tersebut sampai akhirnya mereka merasa antipati.

Sisanya adalah wanita yang memilih single karena bangga bisa hidup mandiri tanpa bergantung pada orang lain, bahkan wanita seperti ini biasanya memilih mengadopsi anak dan sebagai single parent dari pada mengikat diri dengan komitmen sakral pernikahan.

Mungkin kalian para wanita lajang pernah berada dalam kondisi ini?

Advertisement

Kembali pada diri masing-masing apakah memilih melajang dan bebas selamanya atau memilih untuk menunggu dia yang saya katakan the one. Maksud saya di sini adalah jangan pernah memandang rendah dirimu karena status singlemu yang kadang-kadang membuat sirik orang-orang yang terlanjur mengikrar janji sehidup-semati.

Ubahlah cara berpikir seperti itu, terus sayangi dirimu, berusaha menjadi lebih dan lebih baik lagi, dan jangan lupa membuka hati. Hey ! orang-orang berhasil mendapat nilai sepuluh kalu memang pantas mendapat sepuluh. Jadilah yang terbaik versimu sebelum berharap mendapat seseorang yang terbaik untuk hidupmu.

Bagaimana dengan mereka yang memilih menjadi single?

Terus berusaha menjadi yang terbaik dan tetap bersosialisasi karena single bukan berarti menutup diri. 'single and mingle' adalah kata-kata yang tepat untuk kalian wanita baja yang berani hidup sendiri walaupun tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti menginginkan keturunan.

Kata-kata pria dan wanita diciptakan saling melengkapi mungkin sebagian besar dari kalian percaya karena kalian juga butuh orang lain tetapi bukan sebagai pasangan hidup permanen, apakah itu teman, orangtua, kerabat, ataupun partner kerja.

Apa saja kecuali pasangan hidup. Jalanilah pilihan dengan penuh tanggung jawab walaupun sekali-kali mengeluh. Kalian tetap manusia, dear 🙂