"Aku mencintainya Tuhan, Aku mohon jodohkan dia untukku"

Doa yang selalu aku lanturkan disetiap sujudku, meski aku tahu jodohku sudah tertulis di lauhul mahfuzh, namun sebagai hambaMu aku selalu memohon agar jodohku kelak adalah kamu.

Iya kamu yang jauh disana, yang selalu perhatian, selalu menunjukkan bahwa kamu calon imam yang sempurna buat sebuah keluarga, ketika aku dan kamu menjadi kita, dan ditemani seorang malaikat kecil dan menjadi sebuah keluarga. Menyatukan mimpi aku dan mimpi kamu menjadikan mimpi kita.

Ketika angan-angan memuncak kamu pun mengatakan hal yang indah dimana kamu telah terikat dalam sebuah hubungan yang cukup serius dengan sosok wanita yang dewasa yang jauh disana. Aku juga seorang wanita yang bilamana pasanganku bersama orang lain maka akan terluka, jadi aku akan berusaha untuk melepasmu untuk wanita yang lebih dulu bersamamu.

Memaksa Tuhan untuk menjodohkan aku dengan kamu, memberi banyak pertanyaan kepada Tuhan, memohon kepada Tuhan tetaplah menjodohkan aku dengan kamu, hal terbodoh yang selalu aku lakukan untuk mempertahankanmu dalam doaku.

Advertisement

Bertahan pada secuil luka yang hanya akan menunjukan kebodohanku.

"Jauh didasar jiwa ku merindukannya, namun kini dia telah ada yang punya, Oh Tuhan kucinta dia, biarkan dia Bahagia" – Luce In Midnight