Boros itu sangat tidak disukai oleh banyak orang terutama bagi orang yang biasa hidup hemat, dan begitupun sebaliknya dengan pemborosan yang digemari oleh orang yang berada. Bagi mereka yang hidupnya mewah, apa alasannya bahwa boros itu menyenangkan?

Tentu saja yang utama karena adanya uang yang banyak, uang itu dapat dibelanjakan, untuk jalan-jalan dan makan-makan. Tapi bagaimana dengan orang yang berhemat dalam mengelola keuangan mereka? Biasanya orang-orang yang menjalani gaya hidup hemat akan jarang jalan-jalan, jarang makan enak dan jarang memakai barang-barang yang mewah karena dianggapnya menghambur-hamburkan uang.

Lalu bagaimana mengatasi masalah dari kedua hal tersebut?

Tentu saja semuanya kembali kepada diri kita masing-masing dalam mengelola gaya hidup yang elegan, serasi dan seimbang tanpa ada pemberat di antara yang satu dan yang lainya. Bergaya hidup hemat juga nggak akan enak, sebab terlalu pengeluaran irit sama saja dengan menganiaya diri kita.

Lalu bagaimana dengan gaya hidup yang boros? Menyenangkan, yakin sangat menyenangkan dan dapat membahagiakan hati, sebab apa yang kita ingin nggak perlu dipendam, bisa langsung jalan. Semua pasti tahu, boros itu banyak uang, banyak uang jadi kondang, bisa kondang karena bisnis pekerjaan belum meradang. Bagaimana kalau bisnis sudah meradang? Siap-siap saja gulung tikar dan pindah di gudang, haha.