Memiliki pasangan memang menyenangkan, apalagi jika bertemu dengannya setiap hari saling mengobrol, sekedar makan bersama dan banyak hal lain yang bisa dilakukan berdua. Tapi apa jadinya jika jarak memisahkan kamu dan pasangan? Apa kamu akan bertahan atau malah menyudahi hubungan karena merasa tidak kuat menjalin hubungan jarak jauh?

Menjalin hubungan jarak jauh atau yang biasa para remaja sebut “LDR” memang susah-susah gampang, LDR akan menjadi sulit jika salah satu dari pasangan tidak memperjuangkan dan bertahan untuk kamu. Dan tentu saja harus berkomitmen untuk satu sama lain. Jika kamu? Apa mau menjalani LDR? Setiap orang pasti punya pemikiran plus minus masing-masing terhadap suatu hal, begitu pula dengan LDR.

LDR pun mempunyai plus minus masing-masing. Plus(+) nya adalah bagaimana kita mau tidak mau harus belajar dan percaya terhadap pasangan kita, kepercayaan merupakan salah satu hal paling penting dalam menjalin hubungan ini karena jika kita tidak memberi kepercayaan kepada pasangan kita pasti kita akan terus berpikiran negative kepada dia dan selalu berpikiran yang macam-macam.

Yang kedua adalah kita tidak harus bertemu dengannya setiap hari dan kita jadi mempunyai lebih banyak waktu untuk keluarga dan kerabat dekat. Yang biasanya kita selalu sama pacar, kemana-mana berdua sekarang kita juga jadi bisa berkumpul bersama keluarga dan hangout bersama teman, hal ini juga meminimalisir kita untuk cepat merasa bosan terhadap pasangan kita.

Lalu karena kita berhubungan jarak jauh dan jarang bertemu secara langsung, saat kita akan bertemu pasangan lagi saat sekian lama pasti akan menjadi momen yang berharga dan akan selalu dinantikan. Bagaimana tidak? Kamu dan dia sudah lama tidak bertemu, paling hanya sekedar lewat telepon ataupun skype video call. Justru pertemuan singkat itu yang mengajarkan bahwa semuanya butuh perjuangan. Nah pasti kita jadi merasa baru pertama kali ketemu lagi saat baru bertemu kembali dan pasti momen itu tidak akan disia-siakan!

Advertisement

Setiap kelebihan pasti juga ada kekurangannya sama halnya dengan menjalin hubungan. Minusnya adalah kamu mungkin akan merasa kesepian, yang biasanya kamu dan pacarmu berdua terus, karena LDR tidak lagi, dan kamu juga akan merasa kesepian jika keluarga dan teman-temanmu juga sibuk karena pekerjaannya masing-masing.

Namun jangan khawatir… sendirian bukan masalah kok, kamu juga bisa me time atau sekedar meditasi. Alasan kedua pasti jarak, kita yang sudah terbiasa bersama, lalu tiba-tiba harus dipisahkan oleh jarak. Awalnya mungkin kamu merasa sedih dan galau karena kamu dan pasanganmu jarang bertemu, tapi jangan khawatir jika kamu dan pasanganmu sama-sama memperjuangkan, bertahan dan sama-sama berkomitmen, kamu berdua pasti bisa kok!

Setelah melihat plus minus LDR apakah kamu mau menjalaninya? Nah sekarang bagaimana cara bertahan saat LDR? Yuk Simak!

Yang pertama adalah komunikasi. Mungkin ini bisa dibilang kunci sukses LDR karena komunikasi itu penting, namun tidak harus berkomunikasi kapan pun dimanapun, tapi setidaknya kita tau apa yang dia lakukan.

Yang kedua adalah mau mendengarkan. Bersifatlah dewasa, jangan karena si dia jarang balas chat kamu, kamu malah ngambek dan marah-marah ke dia. Cobalah untuk mendengarkan dulu alasan dia.. siapa tau dia memang sibuk?

Yang ketiga mau memahami. Pahamilah pasanganmu, jika dia memang sibuk dan tidak membalas chat kamu bukan berarti dia tidak peduli denganmu mungkin saja memang dia sibuk dengan urusan atau pekerjaannya? Cobalah untuk percaya dengannya.

Nah itu dia plus minusnya menjalin hubungan LDR dan beberapa sikap yang harus kamu jaga agar hubungan dan pacar kamu tetap harmonis. Untuk kamu para pejuang LDR, semangat terus ya!